Surabaya,Sekilasmedia.com-Tata Tertib DPRD Jatim sedang dibahas oleh Pansus Tatib DPRD Jatim membahas tentang kehadiran dan baju dinas anggota dewan. Soal kehadiran misalnya, Anggota DPRD Jatim tidak lagi diperbolehkan mengikuti Sidang Paripurna melalui online atau daring.
Anggota Pansus Tatib DPRD Jatim Lilik Hendarwati soal seragam ini sedang dibahas oleh Pansus.
“Periode yang lalu kan boleh ikut secara online, berdasar kesepakatan. tapi sekarang kan sudah tidak ada Covid lagi. Maka untuk Paripurna harus kehadiran fisik,’ kata anggota Fraksi PKS ini, Senin (30/9/2024)
Menurut Lilik menjadi pertanyaan saat Paripurna apakah quorum harus dengan kehadiran fisik juga, “Sebab pada periode lalu, tanda tangannya ada tapi orangnya gak ada, bilang nya di ruang fraksi, ruang komisi. Tapi kita kan gak tahu. Jadi ini harus jelas,” tambahnya.
Lilik menilai Paripurna sangat penting karena dilihat oleh banyak kalangan, seperti pihak eksekutif, atau bahkan Mahasiswa yang datang menyaksikan, “Kalau melihat secara etika kok gak etis rasanya,” ucapnya
Sementara Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PAN Suli Da’im mengapresiasi dibuatnya tatib dengan tujuan agar kinerja Dewan lebih baik sesuai harapan rakyat,
“Saya setuju tatib ini memperbaiki citra dewan Jatim yang sedang terpuruk,’ ungkap Sulidaim.
Politisi yang pernah menjadi anggota DPRD Jatim dua periode itu setuju dengan rencana jumlah baju dinas DPRD Jatim yang sekarang hanya 3 , yaitu Jas, Safari dan Batik saja,”Bagus kan biar gak terlalu banyak baju resmi. Lagian bagus juga untuk menghemat anggaran. Biar untuk program masyarakat saja,” ungkapnya.
Terkait kehadiran , Suli menyebut kehadiran fisik sangat penting untuk menyelesaikan masalah rakyat, “Menyangkut menyelesaikan persolan dan membangun sebuah komitmen akan kepentingan-kepentingan masyarakat yang disampaikan ke DPPR,” tambahnya.
Tatib itu harus mencerminkan wakil rakyat dengan kehadiran secara fisik, ” Apalagi untuk urusan pengambilan keputusan harus hadir fisik, jangan cuman tanda tangan. Itupun kita gak tahu tanda tangannya asli atau diwakilkan,” pungkasnya.






