Daerah

Kapal Asing Terdampar di Sumenep Belum Bisa Pulang ke Australia, Ini Kendalanya

×

Kapal Asing Terdampar di Sumenep Belum Bisa Pulang ke Australia, Ini Kendalanya

Sebarkan artikel ini
Pasutri bule Australia yang terdampar saat diundang Polres Sumenep (Dok/Polres Sumenep)

SUMENEP,Sekilasmedia.com- Bule Australia, Watt Peter John (63) dan Delves Catherine Winifred (61), yang terdampar di perairan Pulau Gili Iyang, Sumenep, belum bisa pulang ke negaranya.

Sekretaris Desa Banraas, Kahor, menjelaskan, kapal yacht korban masih dalam proses perbaikan oleh warga.

“Mereka masih di sini, belum pulang,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (4/2).

Saat ini, pihak desa masih musyawarah terkait pemulangan korban. Sebab, tidak mungkin akan tinggal di daerahnya selama mungkin.

BACA JUGA :  Pemkot Berupaya Tingkatkan Peran KIM dalam Pembangunan Daerah.

“Kita masih berembuk di sini. Tinggal nunggu informasi selanjutnya saja gimana enaknya si WNA itu. Tapi, sepertinya akan pulang lagi dengan kapalnya,” katanya.

Kendati demikian, warga setempat siap memberikan pelayanan terbaik sebagai wujud kepedulian terhadap musibah kedua warga asing itu.

Sementara itu, Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, menegenaskan, pihaknya akan memberikan semangat dan bantuan yang diperlukan serta pendampingan selama proses pemulihan.

“Kami ingin memastikan saudara kita ini mendapatkan perhatian yang layak. Kami hadir untuk memberikan semangat dan bantuan yang diperlukan supaya nanti bisa melanjutkan perjalanannya dengan aman,” katanya pasca mengundang bule negeri Kangguru itu ke Mapolres Sumenep, Senin (3/2).

BACA JUGA :  Dandim 0208/AS dan Bupati Asahan Ikuti Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-76 Secara Virtual

Sebelumnya, kapal yacht yang dinahkodai pasangan suami istri asal Australia itu terdampar di perairan Desa Banraas, Gili Iyang, Sumenep, Rabu (29/1).

Penyebabnya, mesin kapal mengalami kerusakan, disertai gelombang tinggi yang cukup ganas.

Akibatnya, korban yang ingin melakukan perjalanan bahari dari Bali menuju Kalimantan, harus terombang-ambing ke perairan Sumenep. Setelah sebelumnya berangkat dari Australia ke Kupang, NTT.

Penulis : Rifan A

Editor: Kaylla