Daerah

Kadispendik Kota Mojokerto: Terapkan Penyesuaian Pembelajaran di Bulan Ramadhan

×

Kadispendik Kota Mojokerto: Terapkan Penyesuaian Pembelajaran di Bulan Ramadhan

Sebarkan artikel ini
Foto Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Mojokerto Ruby Hartoyo.( Foto: Sekilasmedia.com)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto menerapkan kebijakan pemangkasan jam pembelajaran bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) selama bulan Ramadhan. Kebijakan ini diambil guna menyesuaikan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo menjelaskan bahwa pemangkasan jam pembelajaran ini dilakukan sesuai jenjang pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.

“Untuk jenjang SD, satu mata pelajaran yang biasanya berlangsung selama 35 menit dipersingkat menjadi 30 menit. Sementara untuk jenjang SMP, yang semula 40 menit per mata pelajaran kini menjadi 30 menit selama Ramadan,” terang Ruby Hartoyo.

BACA JUGA :  Polres Blitar Kota Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah Peringati HUT Humas Polri

Selain pengurangan durasi per mata pelajaran, jam istirahat di setiap sekolah juga mengalami pemangkasan. Semula berdurasi 30 menit, kini menjadi 15 menit guna menyesuaikan ritme belajar selama bulan suci. Tidak hanya itu, setiap satuan pendidikan diwajibkan untuk melaksanakan pembelajaran literasi rohani selama Ramadan.

“Pembelajaran selama Ramadan tetap sama seperti tahun lalu. Setiap hari Selasa dan Kamis akan diadakan kegiatan program penguatan karakter serta penguatan kemampuan dasar keagamaan bagi para siswa,” tambahnya.

Masih kata Ruby Hartoyo, Ia juga mengungkapkan bahwa kebijakan pemangkasan jam pembelajaran ini mengacu pada Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, serta Menteri Dalam Negeri.

BACA JUGA :  KAMMI Sumut Gelar Muskerwil di Dairi, Teguhkan Peran Kawal Pembangunan

Surat edaran tersebut juga mengatur penerapan pembelajaran mandiri bagi siswa yang dilakukan dari rumah pada pekan pertama Ramadan.

“Kegiatan belajar mandiri di rumah selama Ramadan akan berlangsung mulai 27 Februari hingga 5 Maret 2025,” tandasnya.

Ruby juga menyampaikan, peserta didik kembali melakukan kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan pada 6-25 Maret 2025.

Para siswa akan kembali libur selama 14 hari menyambut Idul Fitri, pada 26 Maret sampai 8 April nanti.

“Peserta didik kembali masuk ke sekolah sesuai jadwal pada 9 April 2025,” pungkas Ruby. (Wo/adv)

Penulis: Wibowo

Editor: Kaylla