Daerah

Kolaborasi PT. Wilmar Nabati Indonesia dengan Pemkab Gresik Tanam 1000 Bibit Mangrove di Desa Karangkiring

×

Kolaborasi PT. Wilmar Nabati Indonesia dengan Pemkab Gresik Tanam 1000 Bibit Mangrove di Desa Karangkiring

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif bersama Direktur PT. Wilmar Nabati Indonesia Gresik Ridwan Brandes Nainggolan dan Forkopimda melakukan penanaman bibit mangrove. (Foto: Rudi/ Sekilasmedia.com )

Gresik, Sekilasmedia.com – Dalam rangka mendukung program kerja 100 hari Nawakarsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2025-2030 dan Hari Bumi kali ini, PT. Wilmar Nabati Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar penanaman 1000 bibit mangrove di wisata mangrove Desa Karangkiring Kecamatan Kebomas pada Sabtu pagi (3/5/2025).

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif yang hadir dalam kesempatan ini, menyampaikan apresiasinya atas peran serta PT. Wilmar Nabati Indonesia dalam penanaman 100 bibit mangrove kali ini.

” Kami sampaikan ribuan terima kasih atas kerjasamanya PT. Wilmar Nabati Indonesia serta Pemerintah Kabupaten Gresik di program 100 hari kami. PT. Wilmar bersedia untuk menanam 1000 bibit mangrove untuk konservasi mangrove di muara Kali Lamong di Desa Karangkiring,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur PT. Wilmar Nabati Indonesia Gresik, Ridwan Brandes Nainggolan dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan kegiatan penanaman mangrove ini dalam rangka mencegah abrasi, mengurangi emisi karbon serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat Kabupaten Gresik.

Kembali Ridwan Brandes Nainggolan mengungkapkan jika salah satu program penghijauan yang rutin dilaksanakan tiap tahun adalah penanaman bibit mangrove, yangmana di mulai sejak tahun 2016. Adapun bibit mangrove yang telah ditanam sampai saat ini, sebanyak 10 ribu mangrove. Dan Ia dengan tegas mengatakan PT. Wilmar Nabati Indonesia akan komit dan terus akan melakukan program penghijauan ini.

BACA JUGA :  Rapat Paripurna LXIV 64 DPRD Provinsi Sumsel Tahun 2023

Direktur PT Wilmar Nabati Indonesia Gresik merasa bangga bisa berkolaborasi dengan Pemkab Gresik untuk program penghijauan seperti penanaman mangrove.

” Kami sangat bangga Bapak Wakil Bupati, bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, dalam mewujudkan program penghijauan dan cinta lingkungan. Ini akan kami kolaborasi dengan program-program lainnya, dalam rangka mensukseskan program pemerintah Kabupaten Gresik supaya Gresik menjadi lebih baik,” tandasnya.

Dalam kesempatan sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menyatakan bahwa implementasi kegiatan penanaman 1000 bibit mangrove kali ini, dasar hukumnya yakni Undang-Undang No. 32 Tahun 2024 tentang perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, Perda Kabupaten Gresik No. 10 Tahun 2010 tentang penataan RTH dan Perbup Gresik No. 39 Tahun 2024 tentang penyelenggaraan perlindungan pohon.

Sedangkan maksud dan tujuan kegiatan ini, sambung Sekda Gresik adalah melakukan penanaman mangrove untuk menambah tutupan lahan di Kabupaten Gresik, dimana persentasi RTH Kabupaten Gresik tahun 2024 masih sebesar 11,65 persen, jadi masih kurang dari RTH perkotaan yaitu sebesar 30 persen.

“Selanjutnya, kedua yaitu realisasi program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati periode 2025-2030 untuk program pesona Gresik kegiatan pengembangan dan revitalisasi ekowisata,” terangnya.

Kegiatan penanaman mangrove ini dampaknya menambah kontribusi penurunan emisi gas rumah kaca.

” Mengingat potensi penurunan emisi gas rumah kaca sektor blue carbon yaitu penanaman mangrove di Kabupaten Gresik masih berkisar 2.311.054.000 CO2 atau 2 juta ton CO2 ekuivalen, dari estimasi emisi sebesar 10.263.821.779 CO2 atau 10 juta ton CO2 ekuivalen berdasarkan duta aksara 2024. Hal ini sejalan dengan Peringatan Hari Bumi 2025 yang mengangkat tagline “kekuatan kita planet kita”,” jelas Sekda Washil.

BACA JUGA :  Tiga Kepengurusan Pramuka Kota Probolinggo Dilantik, Dokter Aminuddin Pimpin Mabicab 2025-2030

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Gresik dr Aslucul Alif menyerahkan piagam penghargaan kepada Direktur PT. Wilmar Nabati Indonesia Gresik, Ridwan Brandes Nainggolan, atas komitmennya dalam program penghijauan di Kabupaten Gresik terutama penanaman mangrove. Lalu dilanjutkan dengan aksi penanaman bibit mangrove secara simbolis.

Seusai acara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Sri Subaidah kepada Sekilasmedia.com mengatakan kami sangat mengapresiasi kegiatan penanaman 1000 bibit mangrove yang dilakukan oleh PT. Wilmar Nabati Indonesia hari ini.

” Semoga mangrove yang ditanam tumbuh semua dan bisa memberi kontribusi terhadap penambahan ruang terbuka hijau (RTH) dan penurunan emisi gas rumah kaca di Kabupaten Gresik dan nantinya bisa bermanfaat secara ekologi, ekonomi, dan sosial untuk masyarakat. Semoga kolaborasi ini berkelanjutan,” pungkas Kadis DLH.

Pada acara ini, dihadiri Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif,  Direktur PT. Wilmar Nabati Indonesia Gresik, Ridwan Brandes Nainggolan, Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, perwakilan Kejaksaan Negeri Gresik Alifin, Kasatpolairud Polres Gresik Iptu Arifin, para Kepala OPD, Forkopimcam Kebomas, Duta Lingkungan, Kades Karangkiring beserta perangkat dan nelayan setempat.