Situbondo,Sekilasmedia.com – Baru kali ini ada bupati bermalam di pedalaman pedesaan Situbondo. Sebuah dusun bernama Taman Dadar, Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa. Tempat yang pernah viral, karena akses jalannya yang rusak bahkan penuh lumpur.
Saat menuju Taman Dadar, mobil dinas Bupati Situbondo, sempat mengalami kesulitan melintas. Karena memang jalannya parah. Lumpur sedalam setengah meter lebih. Beruntung, Fortuner nopol P 1 DP yang ditunggangi berkapasitas 4X4.
Mobil yang ditumpangi Bupati Rio, itu yang sempat ramai karena dibeli di awal menjabat. Namun ternyata ya begitu gunanya, agar bisa menembus jalan sulit seperti di Taman Dadar. “Alhamdulillah bisa menemui warga kami di Curah Tatal,” kata Mas Rio.
Bermalam di perkampungan dan menginap di rumah warga saat Idul Adha, sebenarnya sudah terbiasa dilakukan Mas Rio. Sejak aktif menjadi Ketua BEM Fisip Unej, dia bertahun-tahun merayakan Idul Adha bersama aktivis HMI Komfis Jember.
Bahkan di tahun ini, meski sekarang ada di Situbondo, Mas Rio masih aktif memantau tradisi aktivis HMI yang ber-Idul Adha di Kecamatan Umbulsari, Jember. Dia pun menyumbangkan beberapa ekor kambing dari kantong pribadinya.
“Bersyukur bisa merayakan Idul Adha bersama masyarakat. Doakan tradisi ini terus berjalan di Pemkab Situbondo,” bangganya. Tentu, saat bermalam di Taman Dadar, tidak ada fasilitas mewah. Mas Rio hidup layaknya warga desa dalam kesehariannya.
Selain berdiskusi membahas permasalahan masyarakat, Mas Rio juga berbaur di tengah kerumunan warga, saat nonton bareng sepakbola Timnas Indonesia Vs Cina. Kemudian di pagi harinya, bupati muda berumur 40 tahun itu juga terpantau sholat Idul Adha di Masjid Nur Iman.
“Selain permasalahan jalan rusak, saya menemukan ada SDN 10 Curah Tatal yang kondisinya memprihatinkan. Sudah kami atensi dan saya perintahkan kepala dinas pendidikan untuk memprioritaskan,” pungkas Mas Rio.






