Daerah

Bertarung di Malaysia, Jember Marching Band Dilepas Kadispora Jember

×

Bertarung di Malaysia, Jember Marching Band Dilepas Kadispora Jember

Sebarkan artikel ini
Jember Marching band siap dapatkan 4 Medali. Foto Aurel

Jember,Sekilasmedia.com- Tim Jember Marching Band (JMB) tanggal 8 September 2025, akan bertolak ke Kuala Lumpur Malaysia mewakili Indonesia dalam ajang Malaysia Word Band Competition 2025.

Tim JMB secara seremonial, dilepas oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Raga (Dispora) Pemkab Jember Dr. Edy B Susilo pada Kamis (4/9/2025) malam di GOR PKPSO Kaliwates Jember.

H. Tri Basuki selaku Manager JMB sekaligus Ketua PDBI (Persatuan Drum Band Indonesia) Jawa Timur menyatakan, bahwa untuk berlaga pada Malaysia Word Band Competition, pihaknya mengirimkan 138 personil terdiri dari 95 pemain, 35 official dan 8 pelatih.

Menurut pria yang juga pernah mengantarkan tim JMB meraih juara 1 Drumband, juara 1 Street Parade dan runner up Marching Show pada tahun 2010 di Malaysia, bahwa tim JMB tahun ini, merupakan pemain junior yang baru mulai debutnya di tingkat Internasional.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Asahan Buka Pelatihan Manajemen Ritel dan Kurasi Produk UMKM

“Ada 95 pemain yang kami kirimkan pada Malaysia Word Band Competition tahun ini, dimana mereka semua adalah para junior JMB,” kata Tri Basuki.

Namun meski demikian, pihaknya optimis JMB akan membawa pulang medali, karena pemain JMB dilatih oleh pelatih yang handal. “Kami optimis, meski kami menurunkan pemain junior, mereka akan membawa pulang medali, target kami 4 medali, dan saya yakin mental mereka sudah terasah, meski nanti harus bersaing dengan Afrika, Malaysia, dan Philipina,” ujarnya.

Sementara Kadispora Pemkab Jember Dr. Edy B Susilo yang mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, dalam kesempatan tersebut menyatakan, bahwa Pemkab Jember memberikan support penuh kepada pemain JMB.

BACA JUGA :  AYO VAKSIN HARI BHAYANGKARA KE 75, KAPOLRES MOJOKERTO KOTA TINJAU VAKSINASI MASSAL Mojokerto – Mendukung pelaksanaan Vaksinasi Massal dalam tahapan proses 1 juta vaksinasi serentak seluruh jajaran Polri di Indonesia dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-75 sekaligus akselerasi perintah Presiden Jokowi 1 juta vaksin perhari, di hari ketiga Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, SIK., SH., MH meninjau Vaksinasi di Lapangan Maha Patih Gajah Mada untuk Mojokerto Raya. Sabtu (26/06/21). Target 1.263 Orang yang menerima vaksin dari Polresta Mojokerto, selama 3 hari ini masyarakat Mojokerto yang sudah menerima Vaksin Covid-19 Dosis 1 Sebanyak 1.002 Orang yang dilaksanakan oleh Tim Urkes Polresta Mojokerto bekerjasama denga tim medis Dinkes Kota Mojokerto Dalam peringatan HUT Bhayangkara ke 75 tahun dengan mengusung Tema “Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-POLRI Sehari Satu Juta Orang Serentak Seluruh Indonesia”, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, SIK., SH., MH mengatakan, vaksin itu adalah kebijakan pemerintah pusat yang kalau kita mengatakan tentang standarisasi itu adalah langkah awal untuk meningkatkan imunitas masyarakat. “Jadi ini menjadi kebijakan pemerintah, Presiden menegaskan bahwa wajib hukumnya masyarakat Indonesia untuk melaksanakan vaksin. Namun demikian, yang paling penting ini adalah kesadaran masyarakatnya karena hukum wajib yang dibuat oleh pemerintah itu tidak memiliki sanksi pidana, maka kesadaranlah yang harus digugah kepada masyarakat,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya, saya mengingatkan bahwa vaksin ini wajib untuk seluruh warga negara. Saya berharap ini dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, penuh kesadaran bahwa ini adalah kewajiban sebagai warga masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial bukan tanggung jawab pribadi ya. “Kalau tanggung jawab pribadi dirinya sehat selesai sudah. Kalau tanggung jawab sosial, kesehatannya dia itu harus dipastikan agar tidak membahayakan orang lain. Nah ini agama apapun akan mengajarkan itu sehingga saya minta karena ini bukan untuk kepentingan pribadi tapi juga ada kepentingan sosial yang disitu ada kepentingan negara,” terangnya. Meninjau Pelaksanaan Vaksinasi Presiden Jokowi secara virtual didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito Dari total keseluruhan serbuan vaksinasi massal ini, Polri menargetkan sebanyak 1.348.298 dosis vaksin yang akan disuntikan kepada masyarakat Indonesia dalam satu hari. Yang terdiri dari, Polda Aceh sebanyak 28.884 vaksin di 335 titik, Polda Sumut 65.750 vaksin di 193 titik, Polda Sumbar 25.109 vaksin di 124 titik, Polda Riau 32.600 di 86 titik, Polda Kepri 7.917 vaksin di 25 titik, Polda Jambi 14.589 vaksin di 230 titik, Polda Sumsel 241.000 vaksin di 509 titik, Polda Babel 4.375 vaksin di 46 titik. Lalu Polda Bengkulu 14.793 vaksin di 156 titik, Polda Lampung 33.198 vaksin di 85 titik, Polda Banten 42.662 vaksin di 25 titik, Polda Metro Jaya 10.500 vaksin di enam titik. Polda Jawa Barat 178.643 vaksin di 832 titik, Polda Jateng 141.043 vaksin di 340 titik, Polda DIY 12.996 vaksin di 30 titik, Polda Jatim 117.994 vaksin di 206 titik. Kemudian Polda Bali 12.500 vaksin di 10 titik, Polda Kalbar 21.000 vaksin di 30 titik, Polda Kalsel 18.936 vaksin di 183 titik, Polda Kalteng 11.117 vaksin di 17 titik, Polda Kaltara 2.025 vaksin di enam titik, Polda Sulsel 39.044 vaksin di 290 titik, Polda Sultra 13.375 vaksin di 235 titik, Polda Sulteng 13.550 di 21 titik. Selanjutnya di Polda Sulut 9.777 vaksin di 15 titik, Polda Sulbar 5.312 vaksin di 67 titik, Polda Gorontalo 4.298 vaksin di tujuh titik, Polda NTB 152.385 vaksin di 229 titik, Polda NTT 27.796 vaksin di 138 titik, Polda Maluku 8.622 vaksin di 22 titik, Polda Maluku Utara 5.400 vaksin di 15 titik, Polda Papua 15.759 vaksin di 85 titik dan Polda Papua Barat 4

Pihaknya sepakat dengan target yang diusung oleh Manager JMB, bahwa melihat perfom yang ditampilkan pemain JMB, bukan hal sulit bagi JMB untuk pulang membawa medali.

“Kami melihat, perfom pemain JMB cukup bagus, meski junior, mental pemain cukup bagus, terlebih para pemain sudah berlatih di training center selama 8 bulan,” ujar Kadispora.

Bahkan dukungan Pemkab Jember terhadap JMB, tidak hanya diberikan saat akan berangkat ke Malaysia, tapi pada bulan November nanti, Jember yang ditunjuk menjadi tuan rumah Marching Band Carnival, akan digelar semeriah mungkin.

“Nanti pada November, Jember akan menggelar Kejurprov Drumband Carnival dan dilanjutkan dengan Drumband Competition Internasional, dan Pemkab akan mensupport penuh event tersebut,” pungkas Edy B Susilo.