Ekonomi

Harga Cabai Gila-gilaan, Ayam Ikut Naik ! Polisi Turun Tangan Sidak Pasar Mojokerto

×

Harga Cabai Gila-gilaan, Ayam Ikut Naik ! Polisi Turun Tangan Sidak Pasar Mojokerto

Sebarkan artikel ini
Petugas Satgas Pangan Polres Mojokerto saat melakukan sidak harga bahan pokok di Pasar Raya Mojosari menjelang Ramadan, guna memastikan stabilitas harga dan mencegah praktik penimbunan.Foto : sekilas media

 

Mojokerto,Sekilasmedia.com– Menjelang bulan suci Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Mojokerto mulai merangkak naik. Yang paling mencolok, harga cabai rawit merah tembus Rp120.000 per kilogram di Pasar Raya Mojosari.

Kondisi ini membuat Satgas Pangan Polres Mojokerto bersama Bapanas, Bulog, BPS, Diperindag, Bagian Perekonomian, hingga Dispari Kabupaten Mojokerto turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak), Selasa (17/2/2026).

Kapolres Mojokerto melalui Kanit Pidana Ekonomi Satreskrim Iptu Dawan Naibaho menyampaikan, ada dua komoditas bahan pokok penting (Bapokting) yang mengalami lonjakan signifikan, yakni cabai rawit merah dan daging ayam potong.

Cabai rawit merah menjadi sorotan utama. Harga di pasar menyentuh Rp120 ribu per kilogram, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah yang berada di kisaran Rp40.000–Rp57.000 per kilogram.

BACA JUGA :  Harga Bahan Pokok Stabil, Pedagang dan Pembeli di Pasar Tanjung Mojokerto Sambut Positif

Menurut pedagang, lonjakan harga dipicu musim hujan yang menyebabkan banyak cabai busuk di tingkat petani. Pasokan berkurang, sementara permintaan meningkat tajam menjelang Ramadan. Pedagang mengaku kulakan sudah Rp95 ribu per kilogram sehingga terpaksa menjual Rp120 ribu per kilogram.

“Ke depan tetap kami awasi. Informasinya pasokan dari Krian, Sidoarjo. Kami akan komunikasi dengan distributor agar harga tetap stabil sampai Lebaran,” tegas Iptu Dawan.

Selain cabai, harga daging ayam potong juga naik dari Rp38.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Satgas Pangan berencana menelusuri penyebab kenaikan hingga ke tingkat peternak di Kecamatan Trawas.

BACA JUGA :  Ramadhan Market Expo Banjaragung, Hidupkan UMKM dan Thrift di Kabupaten Mojokerto

Petugas memastikan akan bertindak tegas jika ditemukan praktik penimbunan. “Kalau ada unsur pidana, pasti kami tindaklanjuti. Tapi kami kedepankan komunikasi agar harga tetap terkendali,” ujarnya.

Sementara itu, harga beras SPHP dan Minyakita masih stabil sesuai HET. Beras SPHP dijual Rp60.000 per 5 kilogram, sedangkan Minyakita Rp15.700 per liter atau Rp31.000 per 2 liter.

Adapun komoditas lain seperti cabai merah, bawang merah, dan bawang putih mengalami kenaikan ringan di kisaran Rp5.000 per kilogram.
Satgas Pangan memastikan pengawasan akan terus dilakukan hingga Hari Raya Idul Fitri guna mencegah lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.