BISNIS

Kerajinan Miniatur Kapal Mojokerto yang Tembus Pasar Luar Pulau

×

Kerajinan Miniatur Kapal Mojokerto yang Tembus Pasar Luar Pulau

Sebarkan artikel ini
Miniatur kapal kayu hasil kerajinan tangan yang memiliki detail rapi di Dusun Sambirejo. foto: lima

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Usaha kerajinan miniatur kapal kayu di Dusun Sambirejo, RT.05/RW.06, Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, sukses bertahan selama hampir dua dekade. Usaha yang dirintis sejak tahun 2005 ini hingga saat ini menjadi langganan tetap suvenir di Surabaya hingga luar pulau.

Ibu Anik, istri dari pemilik usaha, menceritakan bahwa bisnis ini bermula dari inisiatif suaminya untuk mencari penghasilan tambahan. Namun, di awal berdiri, mereka sempat kebingungan memasarkan produk yang sudah jadi.

“Awalnya dulu itu untuk cari uang tambahan. Suami saya sempat bingung mau menjualnya di mana. Lalu beliau teringat dulu waktu pernah kerja di tempat lain, punya kenalan di Mirota Batik & Handicraft Surabaya. Akhirnya dicoba kirim ke sana,” ujar Ibu Anik saat diwawancarai.

BACA JUGA :  Intiwhiz International Hadirkan Promo Menarik: Whiz Big Save dan Whiz Mate Big Deal

Produk pertama yang dibuat adalah miniatur kapal berukuran 20 cm. Kerajinan tersebut diterima dengan baik oleh pihak toko di Surabaya. Sejak saat itu, usaha mereka mulai berkembang secara mandiri. Saat ini, mereka memproduksi sekitar lima lebih jenis kapal dengan ukuran mulai dari 20 cm, 30 cm, 40 cm, 50 cm, hingga ukuran khusus sesuai pesanan.

Salah satu pasar terbesar mereka justru datang dari luar pulau, yakni Makassar. Ibu Anik menjelaskan bahwa pelanggan dari Makassar memiliki ketertarikan khusus pada jenis kapal tertentu.

BACA JUGA :  Kue Lebaran Mulai Diproduksi, Penjual Manfaatkan Momentum

“Kami ada langganan orang Makassar, selalu pesan kapal jenis Pinisi yang merupakan ciri khas daerah di sana. Sekali pesan bisa 200 sampai 300 pcs. Biasanya ukurannya campur, yang 20 cm ambil 100 pcs, ukuran 30 cm dan 40 cm masing-masing 50 pcs. Rata-rata sebulan permintaan dari sana sekitar 175 pcs,” jelasnya.

Selain pasar Makassar, usaha ini juga melayani pelanggan dekat yang setia. Ibu Anik menyebutkan ada pelanggan dari Sidoarjo yang hampir setiap hari memesan. “Ada orang Sidoarjo yang setiap hari ambil di sini, beliau ambil seadanya stok yang sudah jadi untuk dijual lagi,” tambahnya.