Daerah

Forum Jodoh As Sakinah KUA Kebomas, Solusi Jomblo di Tengah Kesibukan Modern

×

Forum Jodoh As Sakinah KUA Kebomas, Solusi Jomblo di Tengah Kesibukan Modern

Sebarkan artikel ini
Flayer dari Forum Jodoh As Sakinah KUA Kebomas. (Foto: istimewa)

Gresik,Sekilasmedia.com – Perubahan pola hidup masyarakat dari agraris ke industri dan perkantoran membawa dampak pada kehidupan sosial, termasuk dalam hal membangun keluarga. Kesibukan kerja dan tuntutan ekonomi membuat sebagian orang menunda bahkan kesulitan menemukan pasangan hidup.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Forum Jodoh As Sakinah, Sumardiono, S.H.I., saat ditemui pada Ahad (29/3).

Ia menjelaskan, saat ini cukup banyak individu, khususnya pegawai kantoran, yang telah mapan secara ekonomi namun belum berkeluarga.

“ Banyak yang sebenarnya sudah siap secara finansial, tetapi terkendala waktu atau tanggung jawab keluarga, sehingga belum sempat mencari pendamping,” ujarnya.

BACA JUGA :  Gus Fawait Dorong Insentif RT-RW di Jember Cair Tiap Bulan

Selain itu, tingginya angka perceraian juga menjadi faktor lain. Tidak sedikit individu yang harus menjalani peran sebagai orang tua tunggal, baik sebagai ayah maupun ibu, sehingga muncul rasa sungkan atau ragu untuk kembali membuka diri mencari pasangan.

Melihat fenomena tersebut, Forum Jodoh As Sakinah yang digagas penyuluh agama di lingkungan KUA Kebomas hadir sebagai solusi. Program ini ditujukan bagi masyarakat yang belum menikah maupun yang ingin membangun rumah tangga kembali setelah gagal dalam pernikahan sebelumnya.

BACA JUGA :  Masuk Finalis Anvapro, Diskominfo Paparkan Inovasi Qring Dan Portal Emas

Sumardiono menegaskan, setiap peserta yang mendaftar melalui tautan yang disediakan akan dijaga kerahasiaan datanya. Proses pencarian pasangan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan berbagai aspek.

“ Data peserta bersifat rahasia. Kami berperan sebagai penghubung dengan mempertimbangkan usia, kesiapan membina keluarga, serta kesiapan mental masing-masing individu,” jelasnya.

Forum ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu maupun kendala psikologis dalam mencari pasangan, sekaligus mendorong terbentuknya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah di tengah dinamika kehidupan modern.