Purwakarta,Sekilasmedia.com – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Manasik Haji tingkat kabupaten untuk tahun 1447 H / 2026 M, yang dilaksanakan pada Minggu, (5/4), bertempat di Al-Muhajirin 2 Munjul, Purwakarta. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi 473 calon jamaah haji, memastikan mereka memahami tata cara pelaksanaan ibadah sesuai syariat Islam dan peraturan perundang-undangan.
Acara berlangsung dengan sehat wal afiat dan dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain: Rois Syuriah PWNU Jawa Barat, Bupati Purwakarta, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, Ketua FBHIHU / Ketua KBHI se-Kabupaten Purwakarta, Ketua MUI Kabupaten Purwakarta, seluruh Camat se-Kabupaten Purwakarta, Ketua IPHI Kabupaten Purwakarta, Rois Syuriah Kabupaten Purwakarta, serta para petugas pendamping jamaah dari Kloter 12 dan Kloter 40 KJT. Kehadiran mereka menegaskan sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam mendukung kelancaran ibadah haji.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta, H. Syamsi Mufti, menyampaikan bahwa manasik haji merupakan sarana pembelajaran yang sangat penting. “Manasik haji adalah tata cara pelaksanaan ibadah yang harus dipahami setiap muslim sebelum berangkat. Melalui pembinaan ini, kami berharap jamaah memperoleh pengetahuan cukup agar ibadah dapat dilaksanakan tertib dan sesuai rukun haji,” ujarnya.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman jamaah sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan sesuai syariat Islam dan ketentuan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Pembinaan dilakukan secara bertahap, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten, dengan total empat kali pelaksanaan pada bulan Februari 2026.
Berdasarkan data administrasi, total calon jamaah haji Kabupaten Purwakarta tahun ini berjumlah 473 orang, terdiri dari 227 laki-laki dan 246 perempuan. Jumlah ini sesuai dengan kuota nasional yang dialokasikan untuk wilayah Purwakarta.
Para jamaah akan terbagi dalam beberapa kloter dengan jadwal keberangkatan yang telah ditentukan. Kloter 12 Jawa Barat dijadwalkan berangkat pada 29 April 2026, sedangkan Kloter 40 KJT akan berangkat pada 19 Mei 2026. Seluruh kloter diberangkatkan melalui embarkasi Kertajati, Asrama Haji Indramayu, dengan pembagian berdasarkan urutan provinsi dan data pendaftar.
Untuk memastikan kenyamanan selama di Arab Saudi, setiap kloter didampingi tim petugas yang terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, dan Tenaga Kesehatan yang telah melalui pendidikan dan pelatihan khusus.
* Kloter 12: Ketua Kloter H. Anan Abdul Manan Rohmansyah, Pembimbing Ibadah H. Deden Saepudin, Tenaga Kesehatan Nurhadi Yuwono Adi dan Chigita Agnia Rhamdan.
* Kloter 40: Ketua Kloter Haji Arif Arofah, Pembimbing Ibadah H. Aat Sudraajat, Tenaga Kesehatan Rizal Nur Arifat dan Nur Mulyani.
“Para petugas ini telah dididik dan dilatih khusus untuk membimbing jamaah selama berada di Tanah Suci. Kami pastikan mereka memiliki kompetensi dan dedikasi tinggi,” tambah Syamsi Mufti.
Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Meskipun terdapat kekurangan, pihaknya berkomitmen untuk terus memperbaiki pelayanan di masa mendatang.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan keberkahan kepada kita semua. Kami berdoa agar seluruh jamaah haji Purwakarta dapat melaksanakan ibadah dengan lancar, aman, dan kembali ke tanah air dengan haji yang mabrur,” tutup H. Syamsi Mufti.
Dengan selesainya pembinaan ini, diharapkan seluruh calon jamaah memiliki bekal fisik, mental, dan pengetahuan yang cukup untuk menghadapi perjalanan suci mereka. Pemerintah dan masyarakat siap mendukung hingga jamaah kembali ke tanah air dengan selamat dan sukses.






