Peristiwa

Sadis, Dua ABK di Benoa Bali Dikeroyok, Jasadnya Dibakar dan Buang di Rawa Rawa

×

Sadis, Dua ABK di Benoa Bali Dikeroyok, Jasadnya Dibakar dan Buang di Rawa Rawa

Sebarkan artikel ini
Petugas tengah melakukan evakuasi terhadap dua jasad ABK yang ditemukan tewas di rawa rawa di Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan (foto sekilasmedia.com/HM)

Denpasar,Sekilasmedia.com-Dua orang anak buah kapal (ABK) ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di rawa rawa hutan bakau, Jalan Pelabuhan Benoa, Kecamatan Denpasar Selatan, pada Jumat (10/4) pukul 08.00 Wita.

Kedua korban, Hisam Adnan (30) asal Jawa Tengah dan Egi Ramadan (30) asal Jawa Barat. Keduanya diduga menjadi korban pengeroyokan. Polisi langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap para pelaku selang beberapa jam setelah menerima informasi.

Kapolreta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D Simatupang mengatakan, polisi telah mengamankan lima orang yang diduga sebagai pelaku masing masing berinisial, SA, DH, NU, DR dan IS yang semuanya berasal dari Jawa Barat.

“Keberhasilan ini juga berkat bantuan Kaling dan Pecalang yang melaporkan peristiwa itu ke Polsek Benoa,” ujarnya.

BACA JUGA :  PEDAGANG PASAR BESAR MALANG MENEMUKAN MAYAT YANG DI MUTILASI

Berdasarkan pemeriksaan terhadap saksi saksi, peristiwa terjadi saat korban Egi bersama Hisam dan seorang saksi bernama Budi tengah mengonsumsi minuman keras di Dermaga Pelabuhan Benoa, hingga Jumat dini hari pukul 02.30 Wita.

Setelah minuman habis, ketiganya pergi untuk membeli kembali arak dan naik taksi online, namun tidak mendapatkan karena warung tutup. Dalam kondisi terpengaruh alkohol itu, korban Egi menghubungi salah satu pelaku inisial IS, melalui video call dan mengancam akan membunuhnya karena ditinggalkan saat pesta minuman keras.

Lantaran sudah tidak mendapatkan arak ketiganya akhirnya memutuskan kembali ke Pelabuhan Benoa dengan berjalan kaki. Sampainya di hutan bakau (TKP) mereka berhenti. Tak lama kemudian datang kawanan pelaku dengan mengendarai sepeda motor.

Tanpa banyak tanya para pelaku langsung menyerang secara membabi buta. Saksi Budi memilih melarikan diri dan bersembunyi di belakang restoran Be Tuna Sirip Biru. Sementara kedua korban tidak bisa lolos. Setelah bersembunyi cukup lama dan dirasa aman Budi kembali ke TKP dan mendapati kedua temannya sudah meninggal.

BACA JUGA :  Akibat Kecapekan, Petugas KPPS Asal Ngoro Meninggal Dunia

“Para pelaku membakar kedua korban sebelum melarikan diri,” tambah Kapolresta.

Kedua korban ditemukan di rawa rawa, korban Hisam mengalami luka bakar di tangan dan punggung dan luka terbuka di bagian kepala belakang, posisinya berada di selatan. Sedangkan posisi korban Egi berada di utara, dengan mengalami luka robek di pinggang dan luka terbuka pada bagian pelipis.

“Sejumlah barang bukti sudah diamankan. Untuk jasad kedua korban sudah dititip kamar jenazah RSUP Prof Ngoerah (Sanglah) Denpasar,” tandasnya.