Sidoarjo,Sekilasmedia.com-Sebanyak 17 Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) warga Desa Kedungpandan Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo memperlihatkan raut wajah sumringah lantaran menerima Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa ( BLT DD ) Triwulan satu tahun anggaran 2026, kamis (23/4/26) di Pendopo Desa.
Penyerahan BLT DD Triwulan pertama bulan Januari, februari, dan Maret dengan rincian 300.000 x 3 bulan tersebut diserahkan oleh pemerintah desa dengan dihadiri Pendamping desa, pihak Bank Delta Arta , segenap lembaga dan Tokoh masyarakat serta warga penerima manfaat.
Kepala Desa Kedungpandan, Wawan Hermawan mengatakan, sebaiknya bantuan yang telah diterima nantinya dipergunakan secara bijak sesuai kebutuhan.
“Kami berharap uang bantuan ini dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok bukan untuk membeli keinginan yang tidak jelas”, kata Wawan
Menurutnya, terkait penetapan nama dan jumlah Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ), pihaknya telah melakukan verifikasi melalui musyawarah Desa ( Musdes ) yang digelar sebelum bantuan disalurkan.
” Sebelumnya sudah kami lakukan musyawarah Desa untuk verifikasi data barangkali ada perubahan misal meninggal, perubahan status ekonomi, dan seterusnya”, terangnya.
Dalam proses verifikasi , ia menegaskan pihaknya melibatkan lembaga RT ,RW , BPD dan segenap tokoh masyarakat untuk menentukan nama KPM yang benar benar layak dan tepat sasaran.
Dijelaskan pula oleh Wawan, seiring dengan adanya program efisiensi dari pemerintah Pusat yang berdampak pada pemangkasan besaran dana desa yang mencapai sedikitnya 60% dan secara otomatis berimbas pada berkurangnya jumlah penerima manfaat.
“Tahun kemaren(2025, read) jumlah penerima bantuan masih 30 orang, tahun 2026 ini berkurang menjadi 17 orang , kita pilih yang miskin ekstrim dan bagi yang namanya tahun ini sudah tidak menerima saya harap bisa legowo”, papar Wawan.
Sementara itu kasi Kesra desa Kedungpandan, Musrianto menjelaskan sudah selayaknya warga penerima bantuan harus cerdas dan selektif dalam membelanjakan uangnya.
“Silahkan uang bantuan dibelanjakan untuk kebutuhan yang benar benar butuh, jangan digunakan untuk membeli keinginan yang tidak penting”, tutur Musrianto
Terpisah, sekretaris desa Kedungpandan , Manaf menerangkan bahwa pihaknya sudah berupaya menetapkan nama warga yang benar benar layak mendapatkan bantuan tersebut.
” Sebelumnya kita tampung dulu usulan usulan dari lingkungan RT untuk kemudian kita evaluasi bersama sekaligus penetapan pada saat Musdes”, terang Manaf di sela acara.
Paijem, salah seorang warga penerima manfaat yang tinggal di lingkungan RT 07, RW 03 mengaku merasa sangat senang dan terbantu lantaran dengan uang bantuan tersebut rencananya digunakan untuk beli beras dan bahan pokok lainnya yang persediaannya makin menipis.
Berdasar pantauan awak media, Proses penyerahan Bantuan Langsung Tunai triwulan satu 2026 Desa Kedungpandan Kecamatan Jabon berlangsung tertib dan terkendali.