Kediri,Sekilasmedia.com-Objek wisata Simpang Lima Gumul (SLG) di Kabupaten Kediri mengalami peningkatan kunjungan wisatawan selama periode libur panjang. Berdasarkan pantauan pada Jumat (15/5/2026), Koordinator Petugas SLG, Gunawan, mengungkapkan bahwa arus pengunjung mulai menunjukkan tren positif, terutama pada akhir pekan.
Dinamika Kunjungan Wisatawan
Gunawan menjelaskan bahwa pada awal libur, tepatnya hari Kamis, jumlah pengunjung masih cenderung stagnan. Namun, situasi berubah signifikan memasuki hari Sabtu dan Minggu yang menjadi puncak keramaian. “Untuk ramai itu tetap kita di hari weekend, Sabtu dan Minggu,” ujarnya.
Dari data observasi lapangan, komposisi kendaraan yang masuk cukup seimbang antara roda dua dan roda empat. Hal ini menunjukkan bahwa aksesibilitas menuju SLG dapat dijangkau oleh berbagai jenis transportasi pribadi. Selain itu, asal-usul pengunjung juga bervariasi. Berdasarkan plat nomor kendaraan, terlihat adanya keseimbangan antara wisatawan lokal dari dalam daerah Kediri dan wisatawan dari luar daerah.
Strategi Pengelolaan Parkir dan Kesiapan Petugas
Mengantisipasi lonjakan pengunjung, pihak pengelola SLG membuka seluruh area parkir yang tersedia, yaitu Parkir 1, Parkir 2, dan Parkir 3. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan lahan bagi ribuan kendaraan yang datang.
“Selama libur panjang ini kita buka semua area parkir. Untuk roda dua dan roda empat hampir sama banyaknya, sehingga area parkir cukup terisi penuh,” jelas Gunawan.
Dalam hal operasional, petugas SLG telah menyiapkan sumber daya manusia tambahan, termasuk tenaga harian lepas (PHL), khususnya pada hari Sabtu dan Minggu. Setiap pos parkir dijaga oleh tiga orang petugas untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan ketertiban area parkir. Total ada sekitar 25 petugas yang disiagakan di berbagai titik strategis.
Jam operasional pelayanan diperpanjang mulai pukul 06.00 pagi hingga 22.00 malam guna melayani pengunjung yang datang sejak dini hari hingga malam hari.
Tantangan Sistem Parkir Elektronik dan Solusi Pengarahan
Salah satu tantangan yang dihadapi adalah adaptasi masyarakat terhadap sistem parkir elektronik di Parkir 2, yang lokasinya paling dekat dengan pusat kegiatan seperti Pasar Tugu. Banyak pengunjung, terutama dari luar kabupaten, masih bingung dengan mekanisme masuk menggunakan sistem tekan kartu atau tiket elektronik.
“Mungkin banyak masyarakat yang belum paham caranya masuk, harus tekan apa, sehingga sering terjadi kekeliruan. Oleh karena itu, kami menempatkan petugas khusus untuk mengarahkan proses masuk tersebut,” tambah Gunawan.
Petugas aktif memberikan himbauan dan informasi kepada pengunjung yang belum terbiasa dengan sistem baru, sementara pengunjung yang sudah memahami prosedur dapat langsung masuk tanpa hambatan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi antrean dan kemacetan di pintu masuk utama.
Data Statistik Kunjungan
Berikut adalah rincian data kendaraan yang tercatat di area parkir SLG:
Kamis (Awal Libur):
Parkir 2: 200 mobil dan 400 motor.
Parkir 1: 70 kendaraan (campuran motor dan mobil).
Parkir 3: 50-60 kendaraan (campuran motor dan mobil).
Minggu (Puncak Libur):
Parkir 1: Sekitar 80-90 mobil dan 80-an motor.
Parkir 2: 630 motor, 330 mobil, 30 minibus/elf, dan 13 bus besar.
Parkir 3: Data spesifik tidak disebutkan secara rinci, namun turut berkontribusi menampung limpahan kendaraan.
Dengan kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia yang memadai, pengelola SLG optimis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan selama musim liburan, sekaligus menjaga ketertiban dan kenyamanan di kawasan ikonik Kabupaten Kediri tersebut.





