Daerah

Pemkab Gresik Terima Kunci 35 Rumah Layak Huni dari PT SMF

×

Pemkab Gresik Terima Kunci 35 Rumah Layak Huni dari PT SMF

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menerima kunci 35 unit RTLH dari Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PT SMF Bonai Subiakto. (Foto: Rudi/Sekilasmedia.com)

 

Gresik, Sekilasmedia.com– Pemerintah Kabupaten Gresik menerima bantuan 35 unit Rumah Layak Huni (RLH) dari PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Desa Pulopancikan, Kecamatan Gresik. Program hasil kolaborasi antara Pemkab Gresik dan PT SMF tersebut rampung pada 2025 dan diresmikan pada Kamis (21/5/2026).

Peresmian dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman yang sekaligus menerima kunci rumah secara simbolis dari Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT SMF Bonai Subiakto di halaman Kantor Desa Pulopancikan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bappeda Gresik Edi Hadi Siswoyo, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa IV Enfy Diana Putri, serta sejumlah undangan lainnya.

Kepala Bappeda Gresik Edi Hadi Siswoyo mengatakan program tersebut merupakan bagian dari agenda strategis pembangunan nasional dan daerah dalam meningkatkan akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“ Pendekatan ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan yang menekankan kolaborasi, pemberdayaan, serta penguatan peran masyarakat sebagai subyek pembangunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan RLH di Desa Pulopancikan merupakan kerja sama Pemkab Gresik dengan PT SMF yang didukung dasar hukum Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman.

BACA JUGA :  Pemkab Sidoarjo Luncurkan Layanan Cetak Mandiri Untuk 22 Layanan Perijinan dan Pelayanan desa dan Kecamatan lewat 'Sipraja'

Menurut Edi, program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas rumah masyarakat agar memenuhi standar kelayakan hunian, meningkatkan kesejahteraan warga, mendukung program pengentasan kemiskinan, memperkuat sinergi pemerintah dan dunia usaha, serta menumbuhkan semangat gotong royong.

Sebanyak 35 unit rumah yang dihuni 35 kepala keluarga diperbaiki melalui dana CSR PT SMF tahun 2025 senilai Rp1,257 miliar. Pengerjaan dilakukan selama 120 hari oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Bonai Subiakto menyampaikan program tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

“ Program ini telah terlaksana di 37 kabupaten dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia sejak tahun 2018 menggunakan dana CSR perusahaan,” katanya.

Ia menambahkan, program tersebut bertujuan mendukung pemerintah agar semakin banyak keluarga Indonesia memiliki kehidupan yang lebih baik melalui hunian yang layak.

“ Kami berharap rumah ini dijaga dan dirawat dengan baik agar menjadi sumber kehidupan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa IV Enfy Diana Putri menyebut program RLH merupakan bentuk nyata kolaborasi pemerintah dan mitra pembangunan dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

BACA JUGA :  Jaga Kerukunan, Kapolsek Krian Silaturahmi dengan Forum Pemuda Lintas Iman

“ Program ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga peningkatan kualitas hidup, kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Enfy menjelaskan, program tersebut juga mendukung target nasional pembangunan tiga juta rumah dalam Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Ia menyebut pada 2026 Jawa Timur mendapat peningkatan alokasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menjadi 33 ribu unit.

“ Untuk Kabupaten Gresik, tahun 2026 mendapatkan alokasi 281 unit yang tersebar di enam kecamatan dan 16 desa,” jelasnya.

Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan program RLH selaras dengan RPJMN 2025–2029 dan RPJMD Kabupaten Gresik dalam penanganan rumah tidak layak huni.

“ Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik kami menyampaikan apresiasi kepada PT SMF atas bantuan pembangunan 35 unit rumah layak huni di Desa Pulopancikan,” katanya.

Salah satu penerima manfaat, Titik Hartiningsih, warga Jalan Harun Thohir Gang 33 Desa Pulopancikan, mengaku bersyukur rumahnya kini tidak lagi bocor dan banjir saat hujan turun.

“ Terima kasih kepada PT SMF, Pemerintah Kabupaten Gresik, dan dinas terkait atas bantuan rehab rumah kami,” ucapnya.

Usai seremoni penyerahan kunci, Sekda Gresik bersama rombongan meninjau langsung rumah warga penerima bantuan di Jalan Harun Thohir Gang 33 Desa Pulopancikan.

Penulis : Rudi
Editor. : Erik