Daerah

Abu Rojad Resmi Nahkodai PPP Kab Mojokerto, Targetkan 6 Kursi di DPRD

×

Abu Rojad Resmi Nahkodai PPP Kab Mojokerto, Targetkan 6 Kursi di DPRD

Sebarkan artikel ini
Abu Rojad menerima SK Kepengurusan DPC PPP Kabupaten Mojokerto dari Ketua DPW PPP Jawa Timur, Arif Winarko, di Kantor DPW PPP Jatim, Surabaya, Rabu (10/6/2026). Usai resmi ditetapkan sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto, Abu Rojad menargetkan partainya mampu meraih enam kursi DPRD Kabupaten Mojokerto pada Pemilu 2029 mendatang. (foto: Wibowo)

 

Mojokerto, Sekilasmedia.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mojokerto kini resmi dipimpin Abu Rojad. Kepastian tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur di Kantor DPW PPP Jatim, Surabaya, Rabu (10/6/2026).

Penyerahan SK dilakukan bersamaan dengan pelantikan kepengurusan baru di sepuluh DPC PPP se-Jawa Timur. Abu Rojad menerima mandat sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Mojokerto untuk memimpin dan mengonsolidasikan partai menghadapi agenda politik ke depan.

Usai menerima SK, Abu Rojad menyampaikan apresiasi kepada DPP PPP, DPW PPP Jawa Timur, seluruh kader, serta simpatisan PPP Kabupaten Mojokerto yang telah memberikan dukungan selama proses Musyawarah Cabang (Muscab).

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan PPP di Kabupaten Mojokerto,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kenang Jasa KH. M. Sholih Tsani, Ribuan Jamaah Ikuti Haul ke-126 Ponpes Qomaruddin Gresik

Menurut Abu Rojad, kepengurusan yang baru terbentuk akan fokus memperkuat kerja-kerja organisasi, memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat, serta meningkatkan soliditas kader hingga tingkat bawah.

Anggota Fraksi PPP tersebut juga meyakini bahwa dengan kerja kolektif dan dukungan seluruh elemen partai, PPP Kabupaten Mojokerto dapat meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.

“Kami optimistis PPP bisa meraih enam kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto pada Pemilu 2029. Target ini akan dicapai melalui kerja nyata dan kedekatan dengan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Jawa Timur, Arif Winarko, menjelaskan bahwa proses penentuan kepengurusan DPC telah melalui mekanisme organisasi yang melibatkan aspirasi dari tingkat bawah. Nama-nama yang ditetapkan merupakan hasil usulan dan pilihan para pengurus PAC di daerah masing-masing.

“DPW hanya mengakomodasi aspirasi yang berkembang di bawah. Dari proses tersebut, muncul nama Abu Rojad yang mendapat kepercayaan untuk memimpin PPP Kabupaten Mojokerto,” kata Arif.

BACA JUGA :  Satresnarkoba Polres Pasuruan Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMPN 1 Bangil

Ia menegaskan bahwa DPW PPP Jawa Timur akan memberikan dukungan penuh kepada seluruh pengurus DPC yang baru menerima SK, termasuk DPC PPP Kabupaten Mojokerto, agar mampu menjalankan roda organisasi secara optimal.

Dalam arahannya, Arif juga meminta seluruh jajaran pengurus DPC untuk terus mempererat hubungan dengan para ulama, tokoh agama, pondok pesantren, dan masyarakat. Menurutnya, PPP memiliki sejarah panjang yang tidak dapat dipisahkan dari peran ulama dalam perjuangan politik dan sosial kemasyarakatan.

“PPP adalah partai yang lahir dari perjuangan para ulama. Karena itu, seluruh pengurus harus menjaga hubungan baik dengan pesantren dan tokoh agama di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.

Selain Kabupaten Mojokerto, terdapat sembilan DPC PPP lainnya di Jawa Timur yang menerima SK kepengurusan pada kesempatan yang sama, yakni Surabaya, Jombang, Bangkalan, Sampang, Lumajang, Tuban, Kota Probolinggo, Bondowoso, dan Malang.