Daerah

Danang Swantara Serap Aspirasi Warga Gresik-Kebomas, Persoalan Sampah dan Jalan Rusak Jadi Sorotan

×

Danang Swantara Serap Aspirasi Warga Gresik-Kebomas, Persoalan Sampah dan Jalan Rusak Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Salah satu warga yang menyampaikan aspirasinya pada sesi dialog kegiatan reses anggota DPRD Gresik fraksi Partai Gerindra Danang Swantara. (Foto: Rudi/Sekilasmedia.com )

Gresik,Sekilasmedia.com – Anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Fraksi Partai Gerindra, Danang Swantara, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses masa persidangan III tahun sidang II 2026 yang digelar di Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Minggu (28/6/2026). Persoalan persampahan, jalan rusak, dan layanan kesehatan menjadi keluhan utama warga.

Danang mengatakan, reses merupakan sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi yang selanjutnya akan diperjuangkan melalui DPRD bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

” Berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami tampung dan tindak lanjuti melalui fraksi agar dapat dicarikan solusi terbaik sesuai kewenangan pemerintah daerah,” ujarnya.

BACA JUGA :  Wujudkan Mudik Aman Mudik Sehat,Polresta Sidoarjo Gelar Test Urine Sopir Bus di Terminal Purabaya

Dalam sesi dialog, Siti Sa’adah, warga Desa Kembangan, mengeluhkan penumpukan sampah di sepanjang Jalan Mayjen Sungkono hingga depan Petro China yang dinilai menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Keluhan lain disampaikan Nurul Puji Astuti, warga Kelurahan Karangturi, terkait kondisi jalan berlubang di sekitar Puskesmas Nelayan hingga kawasan Karangturi, Lumpur, dan Pojok. Menurutnya, jalan yang kerap ditambal kembali mengalami kerusakan sehingga membahayakan pengguna jalan.

Selain itu, warga juga meminta peningkatan kualitas pelayanan di puskesmas.

Menanggapi aspirasi tersebut, Danang menyatakan persoalan sampah akan diteruskan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik. Menurutnya, penanganan sampah memerlukan penambahan armada pengangkut serta ketersediaan tempat pembuangan sementara (TPS) di setiap desa.

BACA JUGA :  BRIPKA HAYYI SH BERIKAN SOSIALISASI MRSF PADA PEMOHON SIM

Terkait jalan rusak, ia menjelaskan kerusakan dipengaruhi tingginya aktivitas kendaraan bertonase besar. Menurutnya, perbaikan secara menyeluruh membutuhkan anggaran yang memadai dan perencanaan yang matang.

Sementara itu, aspirasi mengenai pelayanan kesehatan akan dikawal dan dibahas bersama fraksi agar mendapat perhatian pemerintah daerah.

Di akhir kegiatan, salah seorang peserta reses, Suprapto, mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut. Ia menilai kegiatan itu menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, masukan, dan kritik sebagai bahan perbaikan pelayanan serta pembangunan di Kabupaten Gresik.