Daerah

Kabupaten Malang Jadi Tuan Rumah Harganas Jatim 2026

×

Kabupaten Malang Jadi Tuan Rumah Harganas Jatim 2026

Sebarkan artikel ini
Bupati Malang Sanusi saat mendampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam penyelenggaraan Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 (foto Basuki).

Malang,Sekilasmedia.com-Kabupaten Malang menjadi pusat perhatian dalam penyelenggaraan Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (29/7/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen pembangunan keluarga berkualitas sekaligus mempertegas peran strategis keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah dan bangsa.

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj. Anis Zaida Sanusi menyambut langsung kehadiran Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Ph.D., bersama Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Emil Dardak.

Turut hadir Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Wakil Bupati Malang, jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, para kepala OPD Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Malang, para camat, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana se-Jawa Timur, jajaran pimpinan BNI dan BSI selaku sponsor kegiatan, pengelola Tempat Penitipan Anak penerima penghargaan tingkat nasional, serta kader Bangga Kencana se-Malang Raya.

BACA JUGA :  Inovasi Pupuk Agensi Hayati Bisa Dongkrak Hasil Panen Tomat Dua Kali Lipat

Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Malang sebagai tuan rumah Harganas tingkat Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, penyelenggaraan Harganas menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antardaerah dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas, harmonis, dan berdaya saing.

Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, Harganas ke-33 menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan, pendidikan, serta tumbuh kembang anak. Sanusi menegaskan bahwa keberhasilan membentuk generasi unggul tidak hanya menjadi tanggung jawab seorang ibu, melainkan membutuhkan kehadiran aktif seorang ayah, baik secara fisik maupun emosional.

“Pendidikan anak tidak boleh sepenuhnya diserahkan kepada ibu. Kehadiran ayah secara fisik dan emosional sangat krusial bagi masa depan anak,” tegas Sanusi.

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya dalam mendampingi anak-anak hingga mampu menyelesaikan pendidikan tinggi. Menurutnya, perhatian, kasih sayang, dan pendampingan orang tua merupakan investasi terbesar dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.

Selain menyoroti pentingnya pembangunan keluarga, Sanusi turut memperkenalkan sejumlah inovasi unggulan Kabupaten Malang yang menjadi penggerak perekonomian masyarakat. Di antaranya pengembangan Garam Tunnel di Malang Selatan yang mampu menghasilkan garam berkualitas tinggi sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

BACA JUGA :  Bupati Mojokerto Pimpin Cek Jalur Wisata Jelang Libur Nataru

Kabupaten Malang juga terus mengembangkan komoditas unggulan seperti Salak Madu Kasembon, Degan Pandan Pujiharjo, dan Alpukat Pameling yang telah dikenal luas dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Sanusi berharap penyelenggaraan Harganas tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi wadah berbagi praktik baik (best practices), memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta melahirkan berbagai inovasi dalam pembangunan keluarga di Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Malang menerima penghargaan dari BKKBN Provinsi Jawa Timur atas komitmennya dalam percepatan penurunan stunting dan pembangunan keluarga. Penghargaan serupa juga diberikan kepada 38 pemerintah kabupaten/kota beserta Ketua TP PKK se-Jawa Timur.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi utama menuju Kabupaten Malang yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.