Daerah

H. Jalal Cup Semarakkan HUT RI ke-81, Dedi Juhari: Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Pererat Persatuan Warga

×

H. Jalal Cup Semarakkan HUT RI ke-81, Dedi Juhari: Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Pererat Persatuan Warga

Sebarkan artikel ini
H. Jalal Cup Semarakkan HUT RI ke-81 (foto ; Ade/Sekilasmedia.com)

Purwakarta,Sekilasmedia.com-Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diisi dengan turnamen bola voli H. Jalal Cup yang berlangsung di dua titik wilayah Kabupaten Purwakarta, yakni Kelurahan Negeri Tengah dan Pondok Jaya.

Kegiatan yang berlangsung pada 15–16 Agustus 2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi untuk mempererat persatuan, kekompakan dan kerukunan masyarakat.

Di Kelurahan Negeri Tengah, turnamen diikuti peserta antar-RW. Sebanyak 10 RW masing-masing mengirimkan tim putra dan putri, sehingga terdapat 20 tim yang berpartisipasi.

Pertandingan berlangsung antar-RT se-RW 13. Sebanyak sembilan RT masing-masing mengirimkan tim putra dan putri, dengan total 18 tim.

Minggu (16/8/2026), kedua rangkaian turnamen tersebut memasuki agenda penutupan.

Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Fraksi PKS, Dedi Juhari, SH, yang ditemui usai kegiatan mengatakan, turnamen tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar mencari pemenang.

BACA JUGA :  AKBP Bobby A. Condroputra Silaturahmi Ke Forkopimda Lamongan Bahas Sitkamtibmas Wilayah Kota Soto

Menurut Dedi, pertandingan olahraga menjadi sarana bagi masyarakat untuk berkumpul, berbaur dan membangun persatuan serta kesatuan.

“Yang paling penting menjaga persatuan dan kesatuan. Dengan event voli ini, semuanya bercampur dan bergabung. Di situlah terwujud persatuan dan kesatuan, kekompakan, rukun dan guyub,” ujar Dedi.

Ia menegaskan, menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan. Hal yang lebih penting adalah bagaimana kompetisi tersebut mampu menciptakan hubungan yang semakin baik di tengah masyarakat.

“Jangan sampai setelah pertandingan akhirnya ribut. Yang diharapkan, setelah pertandingan itu terjadi kerukunan dalam bermasyarakat,” katanya.

Selain menjadi wadah silaturahmi, turnamen juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk menemukan bibit-bibit atlet voli potensial yang nantinya bisa dikembangkan.

Dedi juga menyoroti keberadaan pedagang kecil dan pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan. Menurutnya, kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat secara luas turut memberikan ruang bagi UMKM untuk bergerak dan mendapatkan manfaat ekonomi.

“Selain memperingati hari kemerdekaan, kegiatan ini juga menyelipkan UMKM. Para pedagang kecil ikut berjualan, sehingga ekonomi masyarakat juga bisa tumbuh,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Tiga Pilar Kompak Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Padi Serentak

Dedi berharap kegiatan positif dalam rangka mengisi kemerdekaan tersebut dapat terus dipertahankan dan dievaluasi untuk perbaikan ke depannya.

“Yang baik-baik harus kita pertahankan. Yang kurang baik nanti kita perbaiki di mana kekurangannya,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif, menjaga kerukunan, kekompakan dan saling membantu sebagai bagian dari kontribusi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.

“Harapannya, kemerdekaan ini kita isi dengan hal-hal yang positif, tidak dengan hal-hal yang negatif. Dengan masyarakat yang rukun, kompak dan saling membantu, kita sudah ikut membantu pemerintah menuju Indonesia Emas 2045. Tidak harus dengan sesuatu yang besar, dengan hidup rukun saja sudah membantu negara,” pungkasnya.

Sementara itu, H. Jalal selaku anggota DPR RI yang terkait dengan program H. Jalal Cup tidak hadir dalam kegiatan tersebut. Pembukaan sebelumnya juga berlangsung tanpa kehadiran H. Jalal karena berhalangan hadir.

Penulis: Ade IrmaEditor: Erik