Mojokerto,Sekilasmedia.com- Kemudahan mendapatkan perlindungan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi upaya BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan. Kemudahan ini turut dirasakan oleh Sulistiyatno (56), penderita penyakit jantung yang rutin setiap bulan melakukan kontrol kesehatan. Hal tersebut telah menjadi bagian dari rutinitas Sulistiyatno sejak didiagnosa penyakit jantung koroner hingga pemasangan kateter (ring).
“Hal pertama yang saya pikirkan ketika dokter mendiagnosa bahwa saya memiliki penyakit jantung koroner dan harus memasang kateter di jantung adalah biaya” ungkapnya pada Senin (24/08).
Sulistiyatno menambahkan, keberadaan program JKN menjadi solusi yang sangat membantu dalam masa-masa pengobatan tanpa harus memikirkan kendala biaya yang harus ditanggung. Perubahan juga terasa semakin baik ketika Sulistiyatno menjalani kontrol rutin dan mendapatkan pengobatan jantung setiap bulan sesuai dengan prosedur yang ada.
“Pertama, harus punya rujukan dari klinik faskes pertama. Selanjutnya, mendaftar ke rumah sakit (faskes lanjutan) untuk mendapat nomor antrian melalui aplikasi Mobile JKN. Jadi untuk memantau dan memastikan kondisi kesehatan jantung tetap stabil melalui kontrol bulanan ini prosesnya sangat mudah” jelasnya.
Menurut Sulistiyatno, kemudahan tidak hanya dirasakan dari segi manfaat JKN dalam membantu pengobatan, tetapi juga dalam akses layanan melalui aplikasi. Dengan adanya fitur antrean online pada Mobile JKN, peserta dapat mengatur jadwal kunjungan dan mengambil nomor antrean sebelum datang ke fasilitas kesehatan. Hal tersebut membuat proses kontrol menjadi lebih praktis karena peserta tidak perlu datang lebih awal hanya untuk mengambil nomor antrean dan dapat mempersiapkan kunjungan dengan lebih baik.
“Mengambil antrean kontrol bulanan melalui aplikasi JKN sangat mudah dan cepat yang mana kita tinggal buka aplikasi dan hanya klik saja. Jadi tidak perlu menunggu lama untuk mencari antrian, dari rumah pun kita sudah bisa mendaftarkan diri untuk antrian” ujarnya.
Pengalaman tersebut, semakin meyakinkan Sulistiyatno bahwa program JKN sangat penting dalam memberikan perlindungan kesehatan dengan mudah dan cepat untuk diakses seluruh masyarakat. Adapun, berbagai layanan JKN yang bisa diakses, jadi tidak hanya untuk kebutuhan berobat sakit saja.
“Sebetulnya kita bisa memanfaatkan layanan yang disediakan oleh JKN, salah satunya skrining kesehatan. Potensi penyakit dapat terdeteksi lebih awal, jadi tidak menunggu ada gejala sakit dan setelah di cek ternyata didiagnosa penyakit parah ” jelasnya.
Sebagai peserta JKN, Sulistiyatno berharap semoga pelayanan JKN semakin meningkat dan terus memberikan memberikan edukasi terkait dengan pelayanan agar masyarakat semakin tahu dan peduli akan kesehatan lebih dini. Ia juga menyampaikan agar masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan sejak dini dengan rutin melakukan pemeriksaan dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, sehingga kondisi kesehatan dapat terus terpantau dan berbagai risiko penyakit dapat diketahui serta ditangani lebih awal.
“Bagi masyarakat yang belum memahami apa itu JKN, jangan ragu dan takut untuk meminta bantuan secara langsung kepada petugas yang ada di BPJS Kesehatan sehingga nantinya jaminan kesehatan kita melalui JKN ini dapat terpenuhi dengan baik” pungkasnya.






