TENTARAKU

Babinsa dan Petani Mlaten Kompak Rawat Tanaman Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Mojokerto

×

Babinsa dan Petani Mlaten Kompak Rawat Tanaman Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Mojokerto

Sebarkan artikel ini
Babinsa Mlaten Koramil 0815/04 Puri Kodim 0815/Mojokerto Kopka Priyanto bersama Ketua Kelompok Tani Sidomakmur II Riyanto dan para petani bergotong royong melakukan perawatan tanaman jagung di lahan seluas sekitar 2 hektare di Dusun Bedog, Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. (foto: Arif)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Semangat mewujudkan ketahanan pangan terus digelorakan jajaran Kodim 0815/Mojokerto melalui pendampingan langsung kepada para petani. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 0815/04 Puri Kodim 0815/Mojokerto bersama kelompok tani di Dusun Bedog, Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (01/09/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Mlaten Kopka Priyanto bersama Ketua Kelompok Tani Sidomakmur II, Riyanto, dan para petani melaksanakan perawatan tanaman jagung pada lahan seluas kurang lebih 2 hektare. Kegiatan dilakukan dengan cara bergotong royong membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman sekaligus melakukan pengairan guna menjaga kondisi tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.

BACA JUGA :  Harapan Petani, Hasil Bumi Meningkat Setelah TMMD

Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan program ketahanan pangan dan swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah. Bagi Babinsa, kehadiran di tengah petani tidak hanya sebatas pendampingan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi serta mengetahui secara langsung berbagai kondisi dan kebutuhan petani di wilayah binaannya.

Babinsa Mlaten mengatakan, perawatan tanaman menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan dan produktivitas jagung. Karena itu, pihaknya bersama kelompok tani akan terus mendorong semangat gotong royong dalam mengelola lahan pertanian.

BACA JUGA :  Seluruh Masyarakat Desa Siwalan Terbantu Program TMMD 111

“Kami akan terus mendampingi petani, mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman hingga masa panen. Harapannya, tanaman dapat tumbuh optimal dan hasil pertanian semakin meningkat sehingga turut memperkuat ketahanan pangan di wilayah,” ungkapnya.

Sinergi antara TNI dan petani ini diharapkan dapat terus terjaga sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan swasembada pangan.