Daerah

Solusi Krisis Operasional Taksi Listrik Green SM Jadi Jawaban Kesejahteraan Driver Di Tengah Naiknya Biaya Hidup

×

Solusi Krisis Operasional Taksi Listrik Green SM Jadi Jawaban Kesejahteraan Driver Di Tengah Naiknya Biaya Hidup

Sebarkan artikel ini
Beyond BBM Strategi "5 Goods" Green SM dan ADO Sumsel Hadirkan Era Baru Mobilitas Hemat di Sumsel ( Foto/Sekilasmedia.Com)

Palembang,Sekilasmedia.com-Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan (DPD ADO Sumsel) secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap peluncuran layanan taksi berbasis kendaraan listrik, Green SM, di Kota Palembang. Langkah ini menandai babak baru dalam transformasi ekosistem mobilitas perkotaan di Sumatera Selatan yang mengedepankan efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Coffee J, Palembang, pada Rabu (09/09/2026),
Ketua DPD ADO Sumsel, Muhammad Asrul Indrawan, menegaskan bahwa kehadiran Green SM selaras dengan arahan Pemerintah Daerah untuk mendorong adopsi energi bersih. Asrul juga mengonfirmasi bahwa seluruh proses administrasi dan perizinan operasional Green SM telah dinyatakan lengkap dan lulus uji kelayakan.

“Sebagai Ketua ADO Sumsel, saya turut memfasilitasi proses perizinan ini. Berdasarkan verifikasi kami, seluruh persyaratan administratif telah terpenuhi dan uji kelayakan berjalan dengan baik,” ujar Asrul.

Kesiapan Ekosistem Melalui Konsep “5 Goods”

Asrul menekankan bahwa kesuksesan transportasi listrik tidak hanya bergantung pada ketersediaan armada, tetapi juga pada kematangan ekosistem pendukung. Untuk itu, DPD ADO Sumsel telah menjalin kesepakatan strategis untuk memastikan para pengemudi dapat beroperasi secara profesional dan terlindungi.

BACA JUGA :  Wujudkan Indonesia Berdaulat Pangan Santri Ponpes Wali Barokah dan Polri Bercocok Tanam

Green SM mengusung filosofi operasional “5 Goods” sebagai standar pelayanan mereka:
1. Good Car: Armada kendaraan berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.
2. Good Driver: Pengemudi yang terlatih, bersertifikat, dan profesional.
3. Good Price: Tarif yang kompetitif dan terjangkau bagi masyarakat.
4. Good Experience: Kenyamanan dan keamanan perjalanan bagi penumpang.
5. Good for Environment: Kontribusi nyata terhadap pengurangan emisi karbon.

“Ekosistem adalah kunci. Kendaraan, sumber daya manusia, fasilitas, pelayanan, dan kepatuhan regulasi harus bergerak sinkron agar transportasi listrik dapat berkembang secara tertib dan berkelanjutan,” tambah Asrul.

Dampak Ekonomi: Solusi Hemat Operasional dan Lapangan Kerja Baru

Dari perspektif ekonomi, kehadiran 1.000 unit taksi listrik Green SM diproyeksikan memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan pengemudi lokal. Sistem kemitraan atau sewa yang ditawarkan dirancang untuk meringankan beban operasional harian yang selama ini menjadi keluhan utama pengemudi konvensional akibat tingginya harga bahan bakar minyak (BBM).

“Dengan persiapan hingga 1.000 unit mobil listrik, ini adalah peluang besar bagi mitra driver. Biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil akan meningkatkan pendapatan bersih pengemudi,” ungkap Asrul.

BACA JUGA :  Regu Pengamanan Lapas Mojokerto Laksanakan Kontrol Keliling, Pastikan Situasi Lapas Aman dan Kondusif

Selain itu, ekspansi ini membuka lapangan kerja baru bagi warga Sumatera Selatan, sejalan dengan upaya Green SM yang sebelumnya telah sukses beroperasi di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan Makassar. Palembang dipilih sebagai kota strategis berikutnya dalam peta ekspansi nasional perusahaan asal Vietnam tersebut.

Komitmen Keselamatan dan Infrastruktur

Sebagai bentuk komitmen terhadap standar keselamatan publik, Green SM berencana memberikan bantuan alat uji KIR (Uji Berkala Kendaraan Bermotor) kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang. Rencana ini masih dalam tahap finalisasi prosedur, namun diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan transparansi pengujian kendaraan di kota tersebut.

“Green SM siap berkoordinasi penuh dengan Dishub dalam pelaksanaan uji KIR sesuai mekanisme yang berlaku. Kami berharap seluruh proses berjalan transparan, akuntabel, dan mengutamakan keselamatan,” jelas Asrul.

DPD ADO Sumsel berkomitmen untuk terus menjembatani kolaborasi antara penyedia layanan, pemerintah daerah, pengemudi, dan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memastikan aspek pelayanan, keselamatan, perlindungan hak pengemudi, serta kepatuhan regulasi berjalan seimbang demi masa depan transportasi yang inovatif di Sumatera Selatan.