Jember , sekilasmedia.com– Arus kendaraan di Jalan Samanhudi, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember, resmi berubah mulai Senin (28/9/2026) pukul 05.00 WIB.
Kendaraan yang sebelumnya bergerak dari utara menuju selatan kini diarahkan sebaliknya, yakni dari selatan menuju utara.
Perubahan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Jember menindaklanjuti kesepakatan bersama terkait pembenahan kawasan Pasar Tanjung.
Kesepakatan itu lahir setelah Pemkab Jember berdialog dengan paguyuban pedagang pasar dan perwakilan GMNI di Pendopo Wahyawibawagraha.
Persoalan arus lalu lintas menjadi salah satu aspirasi yang mengemuka dalam rangkaian penyampaian pendapat pada 15 September 2026.
Saat itu, warga, pedagang, dan aktivis GMNI menyampaikan sejumlah persoalan mengenai penataan lapak hingga kepadatan kendaraan di sekitar Pasar Tanjung.
Masyarakat kemudian meminta agar Jalan Samanhudi kembali menggunakan pola lalu lintas dari selatan menuju utara untuk mengurangi penumpukan kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Jember Gatot Triyono mengatakan, penerapan arah baru tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Jember Gus Fawait.
“Melaksanakan janji Bapak Bupati dan menindaklanjuti kesepakatan bersama, rekayasa arus kendaraan di Jalan Samanhudi efektif berbalik arah mulai pagi ini pukul 05.00 WIB,” kata Gatot.
Menurut Gatot, perubahan tersebut belum bersifat permanen. Dishub menetapkannya sebagai masa percobaan dengan waktu pelaksanaan paling lama 30 hari.
“Meski begitu, Dishub bersama Forum LLAJ bakal rutin menggelar pemantauan serta peninjauan ulang setiap pekan guna memantau kondisi riil di lapangan sekaligus menjaring masukan masyarakat,” ujarnya.
Selama masa uji coba, evaluasi akan dilakukan berdasarkan kondisi lalu lintas sekaligus masukan warga, pedagang, dan pengguna jalan di kawasan tersebut.
Sosialisasi dilakukan melalui papan Variable Message Sign (VMS) di simpang Tiga Kenanga, media sosial, serta pembagian lembar informasi kepada pedagang dan pengunjung.
Untuk mengantisipasi pengendara yang masih menggunakan pola lama, personel gabungan disiagakan bersama Satlantas dan Satpol PP sejak pukul 04.30 WIB.
“Petugas akan terus ditempatkan di simpul-simpul rawan pada jam sibuk selama masa uji coba ini berjalan,” pungkas Gatot.





