Daerah

Satu Pasien Covid-19 di Trenggalek Dinyatakan Sembuh

×

Satu Pasien Covid-19 di Trenggalek Dinyatakan Sembuh

Sebarkan artikel ini

 

Trenggalek, Sekilasmedia.com – Kabar baik bagi masyarakat Trenggalek yang sedang berjibaku dengan wabah virus corona.

Pasalnya, Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin, melalui keterangan rilisnya mengatakan, pasien 04,  laki-laki (43) asal Kecamatan Gandusari dinyatakan sembuh dari Covid-19, sekaligus memerintahkan kepada Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPP KB) untuk menerbitkan Surat Keterangan Sehat, Sabtu (23/5/2020).

Dijelaskan olehnya, pada tanggal 13 Mei 2020 melalui salah satu laboratorium swasta (Prodia) hasil tes swabnya, dinyatakan negatif.

Selanjutnya tanggal 18 Mei 2020 hasil swab ketiga melalui laboratorium Premiere hasilnya juga negatif.

BACA JUGA :  Disnaker Lakukan Pengesahan dan Serah Terima Perjanjian Kerja Bersama

“Dari dua kali hasil swab test yang negatif, maka secara otomatis pasien 04, dinyatakan sembuh,” kata MNA.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (MNA) menjelaskan, kontak erat pasien 04 yang terdiri dari isteri, 3 anak, dan 1 menantu telah menjalani isolasi lebih dari 14 hari dan hasil rapid test dua kali non reaktif (negatif).

Bupati berharap, meskipun sudah dinyatakan sembuh, pasien 04 harus tetap disiplin memakai masker, tetap melakukan physical distancing dan sering cuci tangan serta memahami protokol kesehatan.

“Tetap disiplin dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” tandasnya.

BACA JUGA :  Forkopimda Kota Batu Hadiri Upacara Kirab Pataka Memperingati Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Timur

Dijelaskannya pula bahwa dengan dinyatakannya pasien 04 sembuh, maka pasien Covid-19 tersisa tiga orang, yaitu pasien 02, 03, dan pasien 05.

“Ketiganya masih menjalani isolasi,” terangnya.

Selain mengumumkan pasien 04 sembuh, juga dilakukan rapid test kepada seribu orang dari beberapa cluster, antara lain, pusat keramaian, pendatang, dan beberapa cluster lainnya.

“Ada 14 orang diantaranya reaktif. Jadi masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaannya,” ungkapnya.

Menurutnya, meskipun hasil rapid test dinyatakan reaktif, tapi bukan berarti positif Covid-19. Karena untuk menentukan hasil positif harus melalui swab test.

“Sekali lagi, taati protokol kesehatan Covid-19 dan tetap waspada,” pungkasnya.

(b1g)