Daerah

Penanganan dan Pengendalian Covid-19, Wakil Gubernur Jawa Timur Berikan Apresiasi Kota Batu

×

Penanganan dan Pengendalian Covid-19, Wakil Gubernur Jawa Timur Berikan Apresiasi Kota Batu

Sebarkan artikel ini
Foto : Wakil Gubernur Jawa Timur meninjau secara langsung penerapan protokol kesehatan di Jatim Park 3 dengan didampingi Forkopimda Kota Batu.

Batu, Sekilasmedia.com – Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elistianto Dardak, M.Sc., meninjau langsung destinasi wisata berbasis new normal di kawasan Kota Batu, yang disambut oleh Walikota Batu Dra.Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si. beserta Forkompinda, Minggu (26/07)

Kunjungan kerja Wakil Gubernur jawa timur itu untuk memberikan apresiasi kepada Kota Batu, karena menjadi salah satu kota yang memiliki penanganan baik dalam konteks pengendalian Covid19, dimana sesuai arahan menteri perhubungan dan Gubernur Jawa Timur.

Kota Batu sendiri telah memenuhi standar dalam menangani masalah Covid-19. Hal ini disampaikan Emil Dardak saat ditemui awak media, setelah meninjau lokasi wisata Jatim Park 3, untuk memastikan bahwa protokol kesehatan yang telah diterapkan di tempat wisata tersebut.

BACA JUGA :  Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polres Mojokerto Kota Edukasi Pelajar Lewat Program KONDUSIP di SMAN 1 Gedeg

“Hari ini saya ke Objek wisata Jatim Park 3 Kota Batu. Alhamduillah semua sudah siap, Mudah-mudahan ada geliat lagi masyarakat kota Batu. Ada harapan baru untuk menggerakkan roda perekonomian lagi” ujarnya.

Wagub sendiri tampak gembira dengan persiapan yang dilakukan pengelola tempat pariwisata yang ada di Kota Batu, sehingga optimis ketika dibuka pengunjung akan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Hingga saat ini sebanyak lebih kurang 100 tempat wisata di Jawa Timur telah dibuka, hal ini merupakan upaya untuk membangkitkan ekonomi masyarakat, namun tetap mengendalikan penyebaran covid19.” Terangnya.

Emil juga menyinggung covid di Jawa Timur yang saat ini kondisinya landai tetapi tinggi. “Jawa Timur landai tinggi dengan mengurangi beban tenaga medis dan mempercepat siklus kesembuhan. Ini yang diterapkan Jawa Timur,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Bea Cukai Bersama Satpol PP Kabupaten Sidoarjo Sosialisasi Rokok Ilegal Di Pasar Porong Dan Pasar Krembung

Ya siklus kesembuhan yang cepat akan mengurangi okupansi tempat tidur di rumah sakit. Di sisi lain, pemprov tetap meningkatkan kapasitas tempa tidur di rumah sakit.

“Siklus kesembuhan cepat bisa mengurangi okupansi tempat tidur di rumah sakit. Kemudian kita meningkatkan kapasitas. Misal di rumah sakit ada 20 unit, kami bikin 30 unit,” tambahnya.

“Target yang kami pakai sebenarnya 20 unit. Apa tidak mubazir masih ada 10 unit? Ya tidak. Karena apa? Siklus ini begitu ini penuh, ini masuk, ini keluar, ada antrean di selasar itu bahaya,” jelasnya.

Cara menambah kapasitas itu untuk memastikan arus menjadi lancar. Ketika rasio harus diturunkan, maka kapasitas ditambah di seluruh rumah sakit di Jawa Timur.

Setelah melakukan pengecekan protol kesehatan di wisata Jatim Park 3, Wakil Gubernur Jawa timur dengan di dampingi Forkopimda Kota Batu beserta rombongan juga melakukan peninjauan destinasi wisata berbasis new normal yakni di kawasan Wisata Paralayang dan pemandian Selecta. (ADV, BAS)