
Badung Bali ,Sekilasmedia. Com-
Rampung, pembangunan proyek Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, Kuta, Kabupaten Badung, diresmikan dengan ditandai menekan tombol sirine oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.
Peresmian juga dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Badung, Giri Prasta, beserta pejabat lainnya.
Setelah Underpass sepanjang 912 meter dangan lebar 16 meter ini resmi dibuka, arus kendaraan yang biasanya merayap, secara berangsur mulai lancar.
Menko Luhut selama peresmian memuji pengerjaan proyek. Pasalnya, pembangunan yang menelan anggaran sebesar Rp 168 miliar ini, lebih cepat 1,5 bulan selesainya dari rencana.
” Pekerjaannya bagus. Kita harap jalan ini bisa memberi dampak positif bagi Bali, ” ujar Menko Luhut.
Menurutnya, penyelesaian jalan ini memiliki arti penting untuk memperlancar arus kendaraan, terlebih saat sidang tahunan IMF-WB yang akan digelar 8-12 Oktober nanti. Sebab, 19 ribu delegasi yang hadir membutuhkan transportasi lebih, sehingga duperlukan pendataan agar kemacetan tidak terjadi.
” Kita sedikit pusing memikirkan, karena prediksi jumlah peserta yang meningkat dan permintaan kendaraan roda empat sangat besar. Ada permintaan 4 ribu kendaraan roda empat, ” jelasnya.
Sementara, Gubernur Bali Wayan Koster mengaku, proyek Underpass merupakan buah tangan pemerintah pusat untuk IMF-WB, sekaligus menjawab kebutuhan transportasi serta daya dukung kepariwisataan. Sebagai wilayah destinasi dunia, dengan sering digelarnya even-even berskala Internasional infrastruktur darat, laut dan udara di Bali masih menjadi persoalan.
” Saya berharap ada dukungan kuat dari pemerintah pusat agar bisa meningkatkan kualitas pelayanan publik infrastruktur darat, laut dan udara secara terintegrasi, ” tandas Koster. (son)






