Daerah

Jelang Natal dan Tahun Baru 2021, Pemkot Batu Gelar Rapat Kordinasi Tiga Pilar

×

Jelang Natal dan Tahun Baru 2021, Pemkot Batu Gelar Rapat Kordinasi Tiga Pilar

Sebarkan artikel ini

 

Foto : Suasana rapat kordinasi rapat tiga pilar, dalam rangka pengamanan jelang natal dan tahun baru.

Batu, Sekilasmedia.com – Jelang Natal dan Tahun Baru 2021, Pemerintah Kota (Pemkot Batu) gelar Rapat Kordinasi tiga Pilar, dalam rangka pengamanan jelang natal dan tahun baru 2021 di masa new normal dan pandemi covid-19 bertempat di Gedung Graha Pancasila Balaikota Among Tani Kota Batu, Kamis (12/11).

Peran tiga pilar yakni terdiri dari TNI, Polri dan Pemerintah Daerah diharapkan menjadi sebagai ujung tombak dalam meciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi masayarakat sekitar maupun bagi wisatawan yang datang ke Kota Batu.

BACA JUGA :  Musrenbang Kota Mojokerto 2021, Percepatan Pembangunan Menuju Daerah Pariwisata

Menurut Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, saat ditemui awak media mengatakan bahwa Forpimda Kota Batu menyiapkan 450 personel gabungan menyambut libur panjang Natal dan Tahun Baru, dimana kesiapan personel merupakan langkah antisipasi agar tidak ada insiden yang tidak inginkan.

“Potensi yang riskan ini adalah kerumunan masa. Apalagi ini masih dalam pandemicovid-19,” ungkap Kapolres Batu.

Harvi memaparkan ini setelah rakor bersama Forpimda Kota Batu nantinya personel gabungan akan menjaga tempat peribadatan natal yang ada di Kota Batu.

BACA JUGA :  Kapolres Blitar Mantapkan Situasi Kamtibmas dengan Patroli Dialogis

“Pengamanan juga dipusatkan di titik keramaian malam tahun baru. Sementara, rekayasa lalu lintas akan dipantau dulu” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan bahwa dirinya mengantisipasi high season. Potensi wisatawan high season sekitar kurang lebih 2 juta orang. Sehingga pengamanan secara dini harus diterapkan. Antisipasi Pemkot Batu cukup beralasan.

“Hotel berbintang dua hingga berbintang lima mulai penuh. Walaupun high season masih kurang satu bulan. Potensi ledakan wisata masih ada. Yang biasanya keluar negeri lebih memilih untuk berwisata lokal,” jeals Walikota Batu.

Menurut Dewanti bahwa dirinya akan memanggil dan berkondinasi dengan pihak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk membicarakan okupansi. Serta, menginisiasi penerapan ptotokol kesehatan secara ketat.(BAS)