
Jembrana Bali,Sekilasmedia.com
Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Depasar- Gilimanuk. Tepatnya di Kilo Meter 86-87, Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.
Peristiwa itu melibatkan antara sepedah motor dan mobil truck, yang dalam kejadiaan mengakibatkan salah seorang harus kehilangan nyawa di tempat.
Informasi yang berhasil dihimpun, berawal saat motor Honda Vario DK 7466 OW yang dikendarai oleh Ahmad Romy Syanturi (18), mahasiswa asal Banyuwangi, sedang membonceng Sri Wahyuni (43) ibunya, melaju dari arah timur kebarat dengan kecepatan tinggi.
Setiba di TKP dengan kondisi jalan sedikit menikung kekiri, sepedah motor yang diduga mendahului iring iringan minibus tersebut masuk jalur lawan, dan dari arah berlawanan atau barat, muncul mobil truk Mitsubhisi DK 9405 OQ yang dikemudikan I Nyoman Suada (48), asal Desa Selemadeg Kaja, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan melaju dengan kecepatan sedang.
Meski salah satunya sempat mengelak, kecelakaan pun tak dapat terhindari. Akibatnya Syanturi pengendara sepeda motor terpental, hingga mengalami sejumlah luka pada tubuhnya, patah tulang leher dan tewas di lokasi. Sementara Wahyuni, yang saat itu dibonceng, mengalami luka robek pada kepala dan tanda patah tulang pada kaki kiri yang saat ini dirawat di RSU Negara. Sedangkan, pengendara truk selamat, bahkan tidak mengalami cedera sedikitpun.
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko yang dikonfirmasi membenarkan kecelakaan tersebut.
” Saat ini kasusnya masih di tangani Sat Lantas Polres Jembrana. Kecelakaan tersebut terjadi diduga karena kelalaian pengendara motor, ” ujarnya singkat.(son)






