Emil Dardak Wagub Jatim Terpilih Sebut Hari Santri Momentum Vital, Gardi Gazarin: Santri Penjaga Keseimbangan NKRI

×

Emil Dardak Wagub Jatim Terpilih Sebut Hari Santri Momentum Vital, Gardi Gazarin: Santri Penjaga Keseimbangan NKRI

Sebarkan artikel ini
Gardi Gazarin diskusi serius dengan Emil Dardak

 

JOMBANG ,sekilasmedia.com- Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober telah diperingati dimana-mana dan terus bergulir hingga hari ini. Hari Santri Nasional yang memiliki perspektif besar, bahkan vital. Hal tersebut disampaikan Emil Dardak wakil Gubernur Jawa Timur terpilih (2018-2023) kemarin dalam Halaqoh Nasional yang diadakan di Ruang Bung Tomo Pemerintah Kabupaten Jombang yang juga dihadiri sejumlah tokoh penting termasuk Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab yang juga dari keluarga pendiri Nahdlatul Ulama KH.Wahab Chasbullah, Irjen Pol.Drs.Arman Depari deputy Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional/BNN pusat, Gardi Gazarin pemerhati masalah Sosial-Kamtibmas-Kepolisian yang juga sahabat Irjen Pol.Arman Depari dan lain-lain.

*HALAQOH NASIONAL DI PEMKAB JOMBANG MENARIK KEHADIRAN SEKITAR 1.000-AN SANTRI*
Halaqah Nasional dalam rangka Hari Santri Nasional yang dipadati sekitar seribuan santri tersebut mengambil tema: “Kontekstualisasi Resolusi Jihad Dan Membaca Ruang Strstegis Santri Dalam Pemajuan Kebudayaan”. Dari tema tersebut Emil Dardak menyebut Hari Santri sebagai momentum vital yang harus pula diisi peran vital santri untuk mewarnai, termasuk dengan memanfaatkan Teknologi Informasi untuk kemajuan pembangunan di Jawa Timur khususnya dan Indonesia umumnya. “Santri tidak boleh ketinggalan dalam urusan pembangunan dan pemanfaatan Teknologi Informasi untuk kepentingan bangsa dan negara,” ungkap Emil Dardak yang masih menjabat Bupati Trenggalek, menunggu pelantikan sebagai Wakil Gubernur Jatim pada Februari 2019.

BACA JUGA :  Workshop Excecutive Gus Imm Berbasis Budaya Pro Putera Daerah, Sejumlah Pihak Berharap Menghasilkan Formula Tindak-Lanjut Pula Budaya Majapahit Dan Reaktualisasinya

Dalam sambutannya Emil Dardak juga menegaskan bahwa Hari Santri Nasional bukanlah hanya untuk NU namun untuk santri secara keseluruhan di Indonesia, bagi santri yang ingin menjaga keseimbangan antara kepentingan dunia dengan akherat agar tidak terjebak terlalu duniawi. “Hari Santri Nasional bukanlah hanya untuk NU namun untuk kita semua santri,” tegas Emil Dardak.

*PEMERHATI MASALAH SOSIAL MENGGARIS-BAWAHI HAL PENTING YANG DISAMPAIKAN EMIL DARDAK, GARDI GAZARIN: SANTRI PENJAGA KESEIMBANGAN NKRI*
Ditemui di sela-sela acara Halaqoh Nasional di Pemkab Jombang, Gardi Gazarin pemerhati Masalah Sosial Kamtibmas Dan Kepolisian (nasional) yang juga hadir menyambut positif atas diundangnya pihak BNN pusat untuk ikut memberi arahan soal pemberantasan narkoba, yang diwakili Irjen Pol. Drs. Arman Depari deputy Pemberantasan BNN pusat. Menurut Gardi dirinya salut atas diundangnya pihak BNN pusat untuk ikut memberi arahan pada Halaqoh Nasional tersebut. “Momen Hari Santri memang sangat tepat untuk menjadi bagian yang memperhatikan pemberantasan narkoba,” ungkap Gardi Gazarin.

BACA JUGA :  Peringati HUT Ke - 19, Ketua DPC Demokrat : Semua Kader Wajib Ikut Menangkan Pasangan Ipin - Syah di Pilkada Trenggalek 2020

Gardi Gazarin yang juga sempat diskusi serius dengan Emil Dardak selaku Wakil Gubernur Jatim terpilih 2018-2023 itu juga sepakat dengan yang disampaikan Emil Dardak bahwa santri harus mewarnai pembangunan di Indonesia dan mengimbangi pembangunan yang telah dilakukan lebih-lebih dalam periode Presiden Joko Widodo. “Santri adalah penjaga keseimbangan NKRI,” ungkap Gardi Gazarin yang kebetulan juga caleg Hanura DPR RI nomer 3 untuk Dapil Mojokerto-Jombang-Nganjuk-Madiun, yang juga mendapat titipan salam dari Emil Dardak kepada Kelana Aprilianto ketua Hanura Jatim dimana Hanura juga merupakan pendukung Khofifah – Emil Dardak dalam Pilgub Jatim 2018.(siswahyu)