Peristiwa

Naas, Seorang Pencuri Membawa Bondet Meledak Saat Kejar-kejaran Dengan Petugas

×

Naas, Seorang Pencuri Membawa Bondet Meledak Saat Kejar-kejaran Dengan Petugas

Sebarkan artikel ini

 

Foto : Pelaku curanmor tewas saat bondet yang dibawa oleh pelaku meledak.

Batu, Sekilasmedia.com – Pelaku pencurian motor tewas karena bom bondet yang ia bawa meledak di Jalan Moh Hatta, Desa Pendem, Kota Batu, Selasa (16/3). Bom bondet, selain menewaskan pelaku, juga melukai petugas kepolisian dari Polres Batu.

Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus mengatakan, korban dari kepolisian adalah anggotanya. Saat ditemui, Jeifson sedang berada di RS Hasta Brata menunggu anggotanya operasi.

Dijelaskan Jeifson, pelaku berjumlah dua orang masuk ke Kota Batu pada Selasa dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Pergerakan mereka terpantau oleh petugas yang saat itu sedang patroli.

BACA JUGA :  Pulang Ngaji Mengaku Di Culik Dua Orang Tak Dikenal.

“Petugas lalu membuntuti pelaku ketika masuk ke dalam gang,” terang jeifson

Kemudian pelaku memacu kendaraannya untuk menghindari petugas. Petugas pun mengejar dari belakang dengan menggunakan sepeda motor.

Sayangnya, satu sepeda motor yang dikendarai petugas tidak cukup tenaga untuk mengejar dua orang pelaku yang juga naik sepeda motor. Hanya satu kendaraan saja yang terus mengejar pelarian para pelaku ke arah Kota Batu dari Kecamatan Karangploso. Saat tiba di Desa Pendem, setelah lampu merah, tiba-tiba ada ledakan dan kepulan asap.

“Satu orang pelaku bernama Imam (25th) meninggal dunia di lokasi. Sedangkan satu orang petugas tergeletak kesakitan tidak jauh dari lokasi meninggalnya Imam. Satu sepeda motor diamankan oleh petugas. Sedangkan satu orang pelaku lainnya melarikan diri” papar jeifson.

BACA JUGA :  WARGA TUREN DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT LAKI - LAKI

Jeifson menjelaskan, satu orang yang lolos adalah pelaku serupa dalam kasus curanmor beberapa waktu lalu. Barang yang dibawa juga sama kala itu, yakni bom bondet.

“Para pelaku ditengarai berasal dari Kabupaten Pasuruan. Kini petugas mengejar pelaku yang melarikan diri” tuasnya.

Ledakan bom bondet itu cukup keras. Kaca rumah milik warga, M Agung Wicaksono rusak. Lokasi ledakan dengan rumah sekitar 5 meter.

Agung mengaku mendengar teriakan minta tolong dari petugas yang menjadi korban setelah ledakan besar terjadi. Hanya saja ia tidak berani memberikan pertolongam pertama saat itu.

“Warga masih takut akan adanya ledakan susulan. Selang beberapa menit, petugas lain datang memberikan pertolongan. Kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pelakunya meninggal di tempat setelah ada ledakan bom” jelas Agung. (BAS)