Kriminal

PURA-PURA NGOPI EMBAT HEADPHONE PEMILIK WARUNG

×

PURA-PURA NGOPI EMBAT HEADPHONE PEMILIK WARUNG

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG,Sekilas Media.Com-
Angga Aditya(26)Pemuda asal Tempursari Dsn.Sumoroto desa.Tempurejo Kecamatan Tempursari. Kabupaten Lumajang ini harus berurusan dengan Sektor Pronojiwo,karena telah terbukti kedapatan mengambil Sebuah Headphone milik Syamsul Arifin
Jum’at, (09-11-2018).

Menurut keterangan dari Pelaku,
Pada hari Jum’at malam lagi Jalan-jalan Karena cuaca yang kurang mendukung menurutnya, mendung disertai grimis, pada akhirnya saya punya niatan untuk berhenti di salah satu warung tepat nya di Desa Supiturang, tanpa sengaja saya melihat Sebuah haedphone di atas Etalase tiba-tiba timbul perasaan saya ingin mengambil nya,”ucapnya.

Menurut keterangan dari korban,Syamsul Arifin (32) dsn.Gumukmas desa.supiturang Kec.pronojiwo kab.Lumajang. bahwasanya pelaku saat itu mampir kewarung saya dan
Duduk didepan, saya tanyakan pesen apa mas? dan pelaku menjawab pesan wedang kopi pak,”ujarnya

BACA JUGA :  Pengedar Sabu - Sabu di Wilayah Malang Akhirnya Dibekuk Polisi

Pada saat Saya bikin kopi, Headphon saya taruh di atas etalase, dan setelah kopi jadi saya suguhkan padanya,dan ternyata dia lagi buka jok motornya, pada saat saya mau ambil Hp ternyata sudah tidak ada, dan kebetulan di saat pelaku ngambil Hp saya warga sekitar ada yang melihat nya, warga tersebut ngasih tau saya, Langsung saya suruh buka jok motor nya ternya benar Hp Saya ada dalam jok motor ,”imbuhnya

Kanit Reskrim Sektor Pronojiwo Bripka Purnomo Widyarto saat dihubungi lewat via seluler nya, membenarkan bahwa telah terjadi tindak pidana, pencurian satu buah
Haedphone, milik Syamsul Arifin warga Supiturang pemilik warung, dan korban ditafsirkan mengalami kerugian 800 ribu rupiah,”ujarnya.

BACA JUGA :  Komplotan Pembobol ATM di Kuta Utara Diringkus, Modusnya Korban Dicekoki Miras Sampai Mabuk

Dan saat ini pelaku dan barang bukti berupa Haedphone Samsung merk. J2 pro warna hitam beserta Sepeda motor beat warna hitam tanpa plat nomor sudah kami amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,”imbuhnya.

Saat ini tersangka mendekam di sel tahanan sektor Pronojiwo guna mempertanggung jawabkan perbuatannya karena terbukti melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana yang dimaksud masuk dalam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,”Pungkasnya (Shelor).