Kriminal

JUKIR MENGAKU PUAS SETELAH MEMBUNUH REKANYA

×

JUKIR MENGAKU PUAS SETELAH MEMBUNUH REKANYA

Sebarkan artikel ini

Denpasar Bali ,Sekilasmedia. Com-
Tersangka penusukan juru parkir (jukir) I Wayan Siki (65) mengaku tidak menyesal dan merasa puas setelah membunuh teman kerjanya Ketut Pasek Mas (47). Bahkan telah merencanakan aksinya dalam keadaan sadar tanpa pengaruh minuman keras.

Dengan kedua tangan diborgol dan mengenakan baju tahanan, tersangka juga  nampak tersenyum saat digelandang dari sel tahanan Polsek Dentim.

” Saya puas, dia (korban) telah mengkhianati saya, ” ujarnya.

Aksi pembunuhan yang dilakukannya memang sudah direncakankan setelah dia menerima SMS dari korban. Dimana akan mengambil alih lahan parkirnya dibawah naungan pecalang, padahal kewenangan ada di PD parkir.

BACA JUGA :  Polres Blitar  Amankan Pengedar Ganja Kering dan dobel L

” Saya sakit hati juga marah dan berniat membunuhnya, setelah membaca SMS itu, ” katanya.

Diakui tersangka, bahwa dirinya yang mengajak korban untuk ikut bekerja memungut uang parkir di TKP. Sebab merasa kasihan melihat kondisi serta perekonomian korban yang kala itu belum memiliki pekerjaan.

” Ibaratnya saya pelihara anjing, tapi malah anjingnya justru menggigit saya, ” ucapnya dengan nada kesal.

BACA JUGA :  Curi HP di Kios Seblak Pasinan, Dua Pelaku Diamankan Polisi

Tersangka telah bekerja selama 4 tahun di area parkir Kantor TIKI, di Jalan Kapten Regug, Denpasar. Sementara, korban yang berasal dari Seririt, Buleleng, sekitar setahun belakangan setelah tersangka mengajaknya.

Lebih lanjut di ungkapkan, setiap hari tersangka menyetor Rp 50 ribu ke PD Parkir. Sedangkan sisanya dari hasil pendapatan dibagi dua dengan korban.

” Kurang baik apa lagi saya? Saya siap dihukum mati. Anak saya tiga dan istri saya sudah ada yang ngurus. Saya puas setelah menghabisinya, ” tutupnya. (son)