
Mojokerto, sekilasmedia.com
Majelis ulama Indonesia (MUI) mengelar pertemuan kerja dan dialog dengan tema “upaya mempersamakan persepsi harmonisasi sosial keberagaman dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Pertemuan tersebut dilaksanakan pada hari senin (5/11/2018) di lantai 2 sekolah Tinggi ilmu kesehatan (STIKES) MAJAPAHIT. di hadiri oleh 115 orang perwakilan dari 20 pengurus pondok pesantren di kab.mojokerto, pengurus MUI kab.mojokerto, pengurus MUI kecamatan, tokoh agama (FKUB dan FPK) kab. Mojokerto, organisasi perangkat daerah terkait.
KH. Mashul Ismail selaku ketua MUI kab.mojokerto mengatakan , tujuan dari acara ini adalah meningkatkan wawasan bagi ulama, tokoh agama dan umaroh guna menjaga kerukunan, kedamaian dan keharmonisan sosial dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. Serta memberikan deskripsi berkembangnya berbagai persoalan yang menyebabkan konflik sosial di kab.mojokerto Mojokerto dan menumbuh kembangkan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air di masyarakat.
Ditambahkan KH. Mashul Ismail, acara digelar untuk Menyatukan keberagaman semua elemen yang ada di Mojokerto supaya menjadi satu kesatuan yang besar, demi menjaga kesatuan NKRI”
,”Dengan adanya acara ini di harapkan dapat meningkatkan peran ulama dan tokoh agama dalam melaksanakan pembinaan dan pembimbingan umat. Meningkatkan sinergritas antara pemerintah daerah dengan lembaga lembaga keagamaan dan kementerian agama di kab.mojokerto dan untuk memperkokoh ukhuwah basyariyah, ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathonia antar elemen masyarakat.

Sementara ada beberapa materi yang di sampaikan antara lain urgensi harmoni dalam berbangsa dan bernegara yang di sampaikan oleh kepala bakesbanpol kab.mojokerto, menumbuhkan integritas bangsa dalam multikultural yang di sampaikan oleh dandim 0815 Mojokerto , penegakan hukum yang berkeadilan dalam menumbuhkan harmonisasi sosial yang di sampaikan oleh kapolres Mojokerto, memperkuat kohesi sosial dan keberagaman yang di sampaikan oleh ketua umum MUI provinsi Jawa Timur, dan relasi antar pemeluk agama berbasis pada pancasila dan nilai nilai agama yang di sampaikan oleh kepala kemenag kab. Mojokerto
Diakhir sambutan wabup Kab Mojokerto Pungkasiadi”berpesan dengan digelarnya acara saat ini, agar semua permasalahan kecil segera di selesaikan dan tidak menjadi permasalahan yang menjadi besar”Singkatnya.(erik/wo)






