Daerah

Bupati Jembrana, Tinjau Korban Banjir Bandang

×

Bupati Jembrana, Tinjau Korban Banjir Bandang

Sebarkan artikel ini

Jembrana Bali,Sekilasmedia.com-
Bupati Jembrana, I Putu Artha, berserta sejumlah pimpinan OPD dilingkup Pemkab Jembrana, meninjau posko penampungan korban bencana banjir bandang Sungai (Tukad) Biluk Poh, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo.

Didampingi Sekda Jembrana, Made Sudiada, Bupati juga meninjau jembatan antar banjar dan desa yang putus, yaitu di Banjar Anyar serta sejumlah rumah warga terdampak banjir bandang. Selain itu, Bupati Artha juga meninjau dapur umum untuk warga pengungsi.

Dikesempatan tersebut, Bupati Artha menyampaikan rasa keprihatinannya atas musibah yang terjadi. Saat ini pihaknya sudah memfasilitasi berbagai kebutuhan warga yang terdampak banjir bandang. Namun demikian ada hal yang paling penting dan harus diperhatikan adalah sandang, pangan dan papan yang akan diupayakan melalui instansi atau OPD terkait.

BACA JUGA :  Siaga Bencana,Polres Tulungagung bersama Forkopimda Siapkan Perlengkapan dan Pola Penyelamatan Warga

” Kami akan terus fasilitasi apa yang diperlukan warga saat ini seperti kebutuhan sehari-hari didalam posko, ” ujar Bupati Artha.

Kepada KK miskin yang terdampak banjir bandang Bupati Artha menawarkan solusi bantuan bedah rumah di tahun 2019, bahkan KK miskin ini menjadi prioritas dan meminta OPD terkait untuk melakukan pendataan sehingga bisa dengan cepat tertangani.

Begitu juga Dinas PUPRPKP Pemkab Jembrana, Bupati Artha meminta agar segera membuat perencanaan terkait jembatan antar banjar atau desa yang putus. Sehingga jembatan baru bisa segera dibangun.

BACA JUGA :  Minimalisasi Kecelakaan, Ini Imbauan Dishub Kabupaten Lumajang

” Memang tidak bisa cepat karena anggaran 2018 sudah ketok palu. Tapi ini (jembatan) menjadi prioritas karena jembatan ini sangat vital. Mudah-mudahan bisa dikerjakan menggunakan anggaran perubahan 2019 ” pungkas Bupati Artha.

Kepada warga terdampak banjir bandang, Bupati Artha berharap untuk tetap semangat dalam menyambut hari raya Galungan dan Kuningan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, Ketut Eko Susilo Artha Permana, mengatakan, korban banjir bandang yang mengungsi ke posko pengungsian Banjar Biluk Poh, Kelurahan Tegalcangkring mencapai 55 KK.(son)