Daerah

MUSRENBANG KELURAHAN JATI KOTA PROBOLINGGO

×

MUSRENBANG KELURAHAN JATI KOTA PROBOLINGGO

Sebarkan artikel ini

PROBOLINGGO, Sekilasmedia.com – Dalam periode awal tahun ini Kelurahan Jati Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo melaksanakan GB CV musyawarah perencanaan pembangunan atau yang lebih sering disebut MUSRENBANG dalam acara ini dihadiri oleh unsur Muspida Kota Probolinggo yaitu Kepala BAPEDA Kota Probolinggo, Ketua DPRD Kota Probolinggo dan Unsur Muspika Kecamatan Mayangan Camat, Danramil, Kapolsek Mayangan serta unsur terpenting Tiga Pilar plus yaitu Lurah, Babinsa, Bhabunkamtibmas, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama di lingkungan Kelurahan Jati pada Rabu (16/01/2019) yang dilaksanakan di aula Kelurahan Jati.

BACA JUGA :  Rombongan Polres Pasuruan Kunjungi Kodim 0819, Ucapkan Selamat HUT TNI ke-80

Pada intinya acara Musrenbang tersebut membahas permasalahan program-program pemerintah dalam hal pembangunan baik yang belum terlaksana pada tahun sebelumnya dan yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 ini. Kepala BAPEDA menyampaikan anggaran yang diglontorkan oleh pemerintah cukup besar untuk ditiap -tiap desa maupun kelurahan dan pemerintah ingin masyarakat ikut serta dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan tersebut supaya tercapai hasil yang maksimal.

Kapolsek Mayangan Kompol Ahmad Firman W, S. E., S. H. Menyampaikan bahwasannya perekonomian tidak akan dapat berjalan dengan baik tanpa adanya keamanan, pengawasan langsung masyarakat kepada pemerintah dengan dikawal pihak kepolisian sesuai MOU Kapolri dengan Pmerintah untuk mengawal dana desa.

BACA JUGA :  Bupati Kendal Hadiri Pengukuhan Pengurus Dekranasda Kendal Periode 2021 - 2024

” Anggaran atau dan yang besar harus tepat guna tepat sasaran demi masyarakat dalam hal pembangunan maupun peningkatan sumber daya manusia (SDM). Ungkap Kapolsek. Rabu (16/01/2019).

Kompol Ahmad Firman. W, SE ,SH. juga menekankan kepada anggota Bhabinkamtibmas yang bertugas di masing – masing kelurahan agar memberikan pengawalan dan pengawasan dalam hal penggunaan anggaran dana desa sebagai wujud POLRI “PROMOTER”.ujarnya. (fahrul)