Peristiwa

Cekcok Dengan Istri, Suami Gantung Diri

×

Cekcok Dengan Istri, Suami Gantung Diri

Sebarkan artikel ini

Gianyar Bali, Sekilasmedia.com – Lantaran ada cekcok dengan istri, Tjokorda Gede Indra Permana (27) nekat mengakhiri hidupnya cara gantung diri di kusen pintu kamar mandi rumahnya, di Puri Saren Kauh, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar.

Peristiwanya, Selasa (5/2) sekitar pukul 15.00 Wita, dimana korban yang merupakan anak kandung dari Tjokorda Agusnawa (54), Kasatpol PP dan PMK Kab Gianyar, ditemukan tewas cara tak wajar.

Sumber dari kepolisian menjelaskan, Selasa sekira pukul 07.30 Wita, korban tiba tiba pulang ke rumahnya di Puri Saren Kauh Peliatan, Ubud, dengan berjalan kaki, oleh orang tuanya ditanya dan korban menjawab habis bertengkar dengan istri (Anak Agung Istri Mas-red) di rumahnya di Jalan Gunung Agung, Denpasar.

BACA JUGA :  VEDIO COLEK PAMOR BIKIN HEBOH NETIZEN

Selanjutnya korban menuju ke dalam kamar loji yang ada di sebelah barat dan mengunci pintu kamar dari dalam. Dikira mau istirahat tidur setelah kecapean sehabis berjalan kaki dari Denpasar. Lama tak bangun ayah korban mencoba membangunkan dengan cara memanggil nama korban dan mengetuk pintu kamar, tetapi korban tidak menyahut.

Merasa curiga kembali ayah korban memanggil dan menggedor pintu namun tidak ada jawaban. Selanjutnya bersama Tjokorda Gede Putra Raditya (24) adik kandung korban mendobrak pintu kamar dan korban dilihat tidak berada di dalam kamar. Setelah mengecek ke kamar mandi, korban ditemukan dengan posisi tergantung di pintu kusen.

BACA JUGA :  Menginap di Villa, Dua WNA Tewas Tertimbun Longsor

Mendapati hal itu, ayah dan adik korban mencoba menolong dengan memotong selendang yang digunakan untuk gantung diri. Diduga sudah meninggal, selanjutnya peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Ubud.

Mendapat laporan, pihak kepolisian langsung ke lokasi melakukan olah TKP dan menunjukkan pada leher korban terdapat luka bekas jeratan, pada anus korban keluar kotoran, pada kemaluan korban keluar air mani. Ditemukan selendang warna kuning yg dipergunakan gantung diri dalam keadaan sudah terpotong dan terikat.

” Tidak ditemukan adanya kekerasan, kejadian ini murni gantung diri, ” ujar sumber dari pihak kepolisian.

Keluargapun dikabarkan mengikhlaskan kepergian korban dan menganggapnya sebagai musibah.(soni).