Peristiwa

pembantu rumah tangga di Jl Darmo Harapan, Tanjungsari, Sukomanunggal, Surabaya, ditemukan meninggal

×

pembantu rumah tangga di Jl Darmo Harapan, Tanjungsari, Sukomanunggal, Surabaya, ditemukan meninggal

Sebarkan artikel ini

Surabaya, Sekilasmedia.com – Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono mengatakan, dari hasil keterangan pemilik rumah, Ifonia, yakni majikan Salamah, sekitar pukul 11.09 WIB, Ifon memanggil Salamah namun tidak ada jawaban.

Salamah, (48), asal Dusun Karang Anyar, Kecamatan Trageh, Bangkalan, Madura, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamarnya, minggu, (24/02/2019).

Salamah yang merupakan pembantu rumah tangga di Jl Darmo Harapan, Tanjungsari, Sukomanunggal, Surabaya itu, pertama ditemukan meninggal oleh rekannya.
Kemudian saksi mendatangi kamar korban dan melihat pintu kamarnya dalam keadaan terkunci,” kata Muljono.

BACA JUGA :  Polres Mojokerto, Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Yang Baru Berumur 1 Hari di Trowulan

Karena kamar Salamah dalam kondisi terkunci, Ifon kemudian memanggal Wahyudi, Satpam di rumah Ifon untuk membantu membuka kunci dari pintu kamar Salamah yang tertutup.

Wahyudi pun membuka pintu kamar Salamah dari jendela kamar yang terbuka. Wahyudi pun terkejut ketika melihat Salamah sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Di dekat korban juga terlihat ada muntahan di sebelah kanan bawah kasurnya,” ungkap Muljono.

Untuk kondisi Salamah sendiri, dijelaskan Ifon bahwa selama ini Salamah memang memiliki riwayat sakit batuk dan telah diperiksakan ke dokter di Klinik Prodia, 22 Juli 2018 lalu.

BACA JUGA :  Jasad Pelajar SMKN 5 Surabaya, Ditemukan di Gunung Arjuno

Oleh dokter, Salamah dinyatakan sakit biasa dan dikuatkan dengan rekam medik paru-paru yang juga dinyatakan sakit biasa.

Sekitar pukul 13.30 WIB, Tim Inafis Polrestabes Surabaya datang ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan langsung memeriksa jenazah Salamah. Salamah dinyatakan meninggal dunia.

Dari kondisi jenazah korban sendiri, anggota tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau hal lainnya,” pungkas Mujono.

Setelah melakukan olah TKP, Tim Inafis Polrestabes Surabaya kemudian membawa jenazah Salamah ke RS Dr. Soetomo Surabaya untuk dilakukan autopsi. ( Eko ).