Kriminal

Polisi Dalami Laporan Pencabulan Siswi SMK

×

Polisi Dalami Laporan Pencabulan Siswi SMK

Sebarkan artikel ini

Denpasar Bali, Sekilasmedia.com – Tak terima mendapat perlakuan tidak senonoh saat traning, Ni Made Wa, seorang siswi SMK asal seputaran Jalan Palapa, Densel, melaporkan empat karyawan Restoran TM ke Polsek Denpasar Selatan (Densel).

Keempat terlapor masing masing, GG, Nyoman OD, Ibu AN dan Putu MK. Mereka dilaporkan atas dugaan pencabulan.

Seizin Kapolsek, Kanitreskrim Polsek Densel Iptu Hadimastika, Sabtu (16/2) membenarkan adanya laporan korban.

” Untuk kasus ini belum ada tersangka, lantaran laporannya baru jadi dan masih diselidiki, ” ujarnya.

Sementara sumber dilapangan kepada sekilasmedia.com mengatakan, Ni Made WA mendatangi Polsek Densel, Rabu (13/2) siang, yang dalam keterangannya kepada penyidik, korban baru beberapa hari menjalani training di restoran TM di Jalan Danau Tamblingan Sanur.

BACA JUGA :  Polisi Dor, Kaki Pelaku Kepruk Kaca

Dimana pada jam istrahat makan sore, pada Selasa (12/2) sekira pukul 19.00 Wita, korban dan empat terlapor sedang beristrahat di tempat peristirahatan restoran.

Mendapati ada siswi training di restoran, timbul niat jahat terlapor GG menjahili dan mengajak tiga terlapor lainnya untuk memperkosa korban. Selanjutnya, GG menghampiri korban dan memegang kedua tangannya dari arah belakang.

Tanpa dikomando, terlapor Nyoman OD ikutan datang memegang kedua kaki korban. Melihat dua temannya sudah beraksi, Ibu AN dan Putu MK datang memegang dan memijat-mijat payudara korban.

” Korban awalnya mau dijahili, dibuat seolah-olah akan diperkosa oleh para terlapor. Tapi tindakan tersebut tidak terpuji, sudah mengarah ke perbuatan cabul, ” bisik sumber.

BACA JUGA :  Polres Kediri Kota Amankan Pelaku Pencabulan Berkedok Bimbel

Usai mengerjai korban, keempat terlapor melepaskannya sembari tertawa terbahak-bahak. Sedangkan korban masih menangis terisak-isak. Pelajar SMK di Denpasar itu langsung syok melihat dirinya dilecehkan.

Mirisnya, meski melihat korban menangis terisak isak, bukannya membuat keempat terlapor minta maaf, malah mengejek-ejek korban sambil tertawa terbahak-bahak.

” Keempat terlapor tertawa dan mengejek korban yang sedang menangis, ” terang sumber yang enggan disebut namanya itu.

Informasi didapat, pihak kepolisian belum dapat menjelaskan motif yang dilakukan keempat karyawan Restoran TM tersebut.

” Masih didalami, apakah ini candaan ataukah ada unsur kesengajaan hingga mengarah ke perbuatan cabul, ” tambah Kanit Hadimastika.(soni).