Kriminal

Polisi Dor, Kaki Pelaku Kepruk Kaca

×

Polisi Dor, Kaki Pelaku Kepruk Kaca

Sebarkan artikel ini

Denpasar Bali, Sekilasmedia.com – Tim Resmob Polresta Denpasar meringkus komplotan pengeprok kaca mobil nasabah bank. Komplotan asal Palembang ini, Hendra Majid (50) dan M. Amin (29). Mereka ditangkap di rumah kosnya di Jalan Pulau Galang, Denpasar Selatan, Kamis (21/2). Karena melakukan perlawanan saat pengembangan kasus, kedua kaki pelaku terpaksa ditembak petugas.

Terungkapnya kasus ini, menurut Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan, Jumat (22/2), berdasarkan laporan nasabah bank, I Made Sudaris (52) asal Tabanan. Yang mana pada Kamis pukul 12.30 Wita, korban mengambil uang di BCA Kuta. Setelah itu, dia mampir untuk melihat proyeknya di Jalan Drupadi, Seminyak, Kuta, Badung. Sedangkan mobil Honda Mobilio DK 1047 GZ diparkir di Jalan Drupadi, depan Ruko Drupadi.

Selanjutnya, pukul 13.05 Wita, korban kembali ke mobil dan melihat kaca mobil bagian kiri belakang sudah pecah. Korban pun melihat ke dalam mobil dan ternyata tas laptop berisikan uang tunai Rp 27 juta, buku tabungan, alat tulis dab dokumen proyek yang ditaruh di jok belakang sudah tidak ada.

BACA JUGA :  Gasak Puluhan Motor, Penjual Sayuran dan Martabak Telur Diringkus Polisi

” Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polresta Denpasar dan langsung ditindaklanjuti Tim Resmob Polresta Denpasar, ” ungkap Kombes Ruddi, didampingi Kasatreskrim Kompol I Wayan Arta Ariawan.

Ditambahkan, tim yang dipimpin Kanit I Iptu Made Yudistira, langsung melakukan pengejaran ke beberapa lokasi. Pasalnya petugas telah memetakan lokasi kos pelaku keprok kaca, salah satunya di Jalan Pulau Galang, Denpasar Selatan. Pada Kamis pukul 16.00 Wita, polisi menggerebek kamar nomor 10 rumah kos di Jalan Pulau Galang. Kedua pelaku berhasil ditangkap sedang menghitung uang hasil pencurian. Selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolresta Denpasar.

” Komplotan jaringan Palembang ini juga beraksi di Jawa Timur, ” imbuhnya.

Saat diperiksa pelaku mengaku datang ke Bali khusus mengincar nasabah bank. Modusnya, mereka mengamati nasabah bank yang sedang mengantre di teller. Setelah mendapatkan sasaran, pelaku mengawasi nasabah tersebut hingga meninggalkan parkir bank, lalu dibuntuti mengendarai sepeda motor.

” Setelah Korban memarkir dan meninggalkan mobilnya,  para pelaku ini mendekati mobil tersebut lalu mengecek tas yang dibawa korban, ” terangnya.

Kemudian mereka membagi tugas, Amin menunggu di sepeda motor sambil mengawasi situasi, sedangkan Hendra memecahkan kaca mobil menggunakan pecahan busi yang sudah dipersiapan. Selanjutnya pelaku mendorong kaca pecah itu dan mengambil tas yang ada di jok belakang. Setelah itu pelaku kabur menuju kosnya.

BACA JUGA :  Polres Blitar Amankan Satu Terduga Pelaku Curanmor yang Beraksi di Wilayah Malang Raya

Bahkan komplotan maling ini sudah melancarkan aksinya selama tiga bulan terakhir ini. Dimana pada 13 Nopember 2018, mereka beraksi di Jalan Kebo Iwa Selatan, depan Brother Servis Center Denpasar. Dan pelakunya ada empat orang, yaitu Hendra, Amin dan dua orang asal Medan masih diburu. Dalam aksinya itu, mereka mengambil tas berisi uang Rp 75 juta. Dua hari kemudian, mereka pulang kampung.

Tersangka Amin dan Hendra balik ke Bali, 18 Januari lalu. Selanjutnya mereka beraksi di Jalan Tukad Batanghari, Denpasar Selatan, tapi gagal. Setelah itu mereka melakukan aksinya di wilayah Dalung, Kuta Utara dan mendapatkan uang Rp 23 juta.

” Kasus ini masih kami kembangkan dan memburu dua pelaku lainnya. Kami mengimbau kepada masyarakat jangan menaruh barang berharga atau uang di dalam mobil, ” tandas Kombes Ruddi.(soni).