
Mojokerto,Sekilasmedia.com-Diduga akibat Kecapekan dan tekanan darah tinggi, petugas KPPS Bidaiyah (37), yang bertugas di TPS 8 Desa Bandarasri Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto harus menghembuskan nafas yang terakhir setelah mendapatkan perawatan dari rumah sakit umum Daerah Prof Dr Sukandar Mojosari, Selasa (23/4/2014).
Menurut keterangan keluarga almarhum, ibu anak satu ini saat bertugas menjadi KPPS sempat pulang untuk mandi dan ganti baju, namun setelah melanjutkan tugasnya almarhum mengalami darah tinggi, sempat dibawa ke bidan setempat akhirnya harus dirujuk ke RSUD Dr Sukandar, ” jelasnya.
Kematian almarhum sempat mendapatkan perhatian dari pemerintah kabupaten Mojokerto, Wakil Bupati melalui Muspika setempat telah memberikan santunan, dan penyemangat kepada keluarga almarhum.
Terpisah pemerhati masyarakat Moh Hasyim menyampaikan bahwa perlu diketahui Pemilu kali ini adalah pemilu sepanjang sejarah yang melelahkan dibuktikan banyak petugas KPPS yang meninggal karena kelelahan kejadian ini tak hanya Dimojokerto saja namun juga terjadi dibeberapa Daerah, ini perlu menjadi evalusi kedepan jangan sampai terjadi. (wo)





