Peristiwa

Kakek Meninggal Akibat Sepeda Motor Hilang Kendali Masuk Selokan

×

Kakek Meninggal Akibat Sepeda Motor Hilang Kendali Masuk Selokan

Sebarkan artikel ini
Foto tim polisi bersama warga yang sedang mengevakuasi korban
Foto tim polisi bersama warga yang sedang mengevakuasi korban

Malang, Sekilasmedia.com – Insiden kecelaka’an tunggal pada diri seorang kakek, sebab Motor hilang kendali, terjungkal ke selokan (got), akibatnya nyawa melayang pada Rabu (3/4/2019) siang

Korban insiden kecelaka’an terjadi pada diri seorang kakek bernama Fudholi (72) tahun, warga Desa Ganjaran kec. Gondanglegi, terjadi kecelaka’an tunggal disebabkan sepeda motor Supra N-6638-EB yg dikemudi korban hilang kendali, nyelonong dan terjungkal ke dalam selokan di Jalan Raya Desa Sukonolo, Kec. Bululawang. Akibatnya korban meninggal di tempat.

BACA JUGA :  Pengendara Motor Tanpa Lampu, Sruduk Mobil Truck Juragan Salak Pondoh Pronojiwo

Menurut informasi yg didapat insiden kecelakaan tunggal terjadi sekitar jam 12.30. Mulanya sepeda motor yang dikendarai korban seorang diri melaju dari utara ke selatan setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor hilang kendali dan oleng ke kiri, korban tidak bisa menguasai setir dan rem, apesnya sepeda motor nyelonong masuk ke dalam selokan.

Korban mengalami luka serius di kepala akibat membentur dinding akhirnya meregang nyawa di tempat. Mengetahui kecelaka’an tersebut warga sekitar segera melapor ke petugas Laka Lantas Polres Malang.

BACA JUGA :  KIOS BENSIN DI WAGIR DILALAP SIJAGO MERAH

Menurut Polantas Bululawang, Iptu R. M. Ganeth mengatakan, Mendapat laporan warga atas insiden kecelakaan tunggal tersebut petugas segera datang ke lokasi melakukan olah TKP. dan meminta keterangan dari para saksi dilokasi.

“Dari keterangan para saksi, menyatakan kalau motor yang dikendarai korban mengalami kecelakaan tunggal,” kata Iptu R. M. Ganeth.

Petugas cepat mengevakuasi korban untuk di bawa pulang ke rumah duka.

“pihak keluarga menolak dilakukan visum, setelah di lakukan evakuasi jenasah langsung dibawa pulang ke rumah duka.” Pungkasnya.(Joef).