Hukum

Pendamping KUBE Sebut Tuntutan LSM GEPPRAK Salah Fatal

×

Pendamping KUBE Sebut Tuntutan LSM GEPPRAK Salah Fatal

Sebarkan artikel ini
Foto unjuk rasa yang dilakukan LDM
Foto unjuk rasa yang dilakukan LSM

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Aksi demonstrasi dilakukan beberapa anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di depan Mapolres Probolinggo dan Kantor Kejaksaan Negeri Kraksaan, Selasa (09-07-19). Mereka menyerukan pengusutan program Jalin Matra dan kelompok usaha bersama (KUBE) yang mereka nilai telah terjadi penyimpangan di Desa Sumberanyar dan Desa Sumberrejo, Kecamatan Paiton.

Nasution selaku Ketua LSM GEPPRAK yang mewakili beberapa LSM lainnya dalam surat tuntutan demonstrasi tersebut menyebut pendamping KUBE dan dua (2) oknum LSM terlibat dalam dugaan kasus yang mereka akui sudah dilaporkan ke Polres Probolinggo, beberepa waktu lalu.

BACA JUGA :  PMII Blitar Desak Polisi Tindak Tegas Tambang Ilegal : Hukum Pelaku Seberat-Beratnya

Menyikapi hal tersebut, Mohammad Hairi, selaku Direktur LSM Gajah Mada, angkat bicara. Menurutnya dalam konteks ini pihaknya sangat dirugikan. Apalagi hal itu terpublikasi lewat pemberitaan media massa.

“Kami tidak pernah menerima bantuan apapun. Apanya yang mau ditilap. Atas dasar apa mereka menuduh seperti itu. Kami bukan sebagai pengadaan kambing,” tegasnya, Selasa (9/7/19).

Senada dengan LSM Gajah Mada, Ronny Wikoco salah satu pendamping KUBE menganggap tuduhan itu salah fatal. Sebab program KUBE yang mereka tuding terjadi penyimpangan, pada kenyataannya tidak bermasalah. “Menurut kami itu fitnah. Program tersebut sudah berjalan sesuai petunjuk teknis pelaksanaan. Kok bisanya mereka menuding seperti itu,” ujarnya.

BACA JUGA :  Polresta Sidoarjo Ungkap 53 Kasus Perjudian dan Ringkus 56 Tersangka

Yang lebih mengherankan lagi, lanjut Ronny Wikoco, ihwal tudingan keterlibatan dua (2) lembaga swadaya masyarakat di dalamnya. Padahal tidak ada korelasi dalam program tersebut. “Tudingan kongkalikong itu bagi kami sangat menyesatkan. Karena laporan itu kami rasa sungguh tidak berdasar,” imbuhnya.(Mul)