Daerah

Ungkapan dan Harapan Ketua DPC PKB Pada Pelantikan DPRD Kabupaten Blitar

×

Ungkapan dan Harapan Ketua DPC PKB Pada Pelantikan DPRD Kabupaten Blitar

Sebarkan artikel ini
Ungkapan dan Harapan Ketua DPC PKB Pada Pelantikan DPRD Kabupaten Blitar
foto Ungkapan dan Harapan Ketua DPC PKB Pada Pelantikan DPRD Kabupaten Blitar
Ungkapan dan Harapan Ketua DPC PKB Pada Pelantikan DPRD Kabupaten Blitar
foto Ungkapan dan Harapan Ketua DPC PKB Pada Pelantikan DPRD Kabupaten Blitar

Blitar, Sekilasmedia.com – Rasa senang,haru dan bersahaja nampak terlihat dari para anggota DPRD terpilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),baik sebelum ataupun sesudah acara pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar masa bakti 2019 – 2024.Tak pelak semuanya,itu karena pada hari ini selasa 27 agustus 2019,anggota Dewan lama telah berakhir masa baktinya dan anggota Dewan yang baru dilantik akan segera bertugas mengemban amanat rakyat dipundak mereka.

BACA JUGA :  Komisi III DPRD Kab. Blitar Akan Sidak Proyek Jembatan Subali Blitar, Sekilasmedia.com Proyek Jembatan Subali yang berada di Kecamatan Sutojayan masih belum berwujud. Padahal proyek jembatan senilai 10,5 miliar rupiah tersebut harus selesai pada akhir bulan Desember 2023 ini. Hingga saat ini progres pembangunan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Sutojayan dan Kelurahan Kedungbunder Kec. Sutojayan tersebut masih mencapai 25 persen saja. Sejauh ini yang sudah terbangun adalah abutmen atau substruktur yang berada di ujung bentang jembatan sisi barat. Dengan progres yang begitu lelet, warga sekitar lokasi pun khawatir jembatan ini tidak akan selesai pada akhir tahun ini. Menanggapi keluhan tersebut DPRD Kabupaten Blitar pun akan melakukan sidak pembangunan jembatan Subali tersebut. “Emang terkesan lelet ya, kami akan sidak ya beberapa pekan ke depan,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Sugianto (Sugik), Jumat (01/12/23). Warga khawatir proyek jembatan senilai 10,5 miliar rupiah tersebut tidak akan selesai tepat waktu. Kekhawatiran warga tersebut didasarkan didasarkan kondisi saat ini yang telah memasuki hujan, dimana sungai Ludo Agung biasanya akan meluap ketika hujan terus turun. Jika banjir terjadi warga khawatir pondasi bangunan jembatan akan terbawa arus sungai. Sehingga jembatan yang memakan APBD senilai Rp 10,5 miliar rupiah tersebut tidak akan rampung. Pembangunan jembatan ini memang mengalami sejumlah kendala, mulai dari material hingga pembebasan lahan. Proses pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan Subali ini ternyata belum selesai. Total ada 19 warga yang akan terdampak pembangunan jembatan Subali. Tanah dari warga tersebut baru akan dibebaskan atau diberikan ganti rugi dengan akta notaris pada pekan depan. “Memang ada kendala pembebasan lahan di sekitar lokasi dan warga terdampak tapi PUPR tetap optimis katanya bisa rampung dalam pekan depan,” tegas Sugik. (adv/ddg)

Ungkapan pun terlontar dari Ketua Dewan pimpinan cabang (DPC) sekaligus sebagai wakil ketua sementara DPRD Kabupaten Blitar dari partai PKB ini.sosok yang lebih akrab dipanggil Munib ini menyampaikan,”Selama kami menjalankan tugas legislatif tentunya tak lepas dari kekurangan. Ke depannya kami akan meningkatkan kinerja untuk mendengar, menelaah, melaksanakan dalam tugas-tugas legislasi”.

Lebih lanjut Munib menuturkan,”Selaku Fraksi PKB di DPRD Kabupaten Blitar masih ada pekerjaan yang siap kami laksanakan. Pertama berperan aktif dalam tugas untuk mensejahterahkan rakyat Blitar. Kedua mencerdaskan kehidupan rakyat melalui pendidikan yang bermartabat. Tiga mewujudkan kedaulatan ekonomi dengan memperhatikan nasib, petani, peternak, pedagang kecil dan generasi muda dengan membuka akses pasar dan penguatan ekonomi. Keempat membuka pelayanan kesehatan terhadap rakyat kecil. Kelima membangun perekonomian dari pinggiran berdasar potensi lokal.

BACA JUGA :  Hadiri Haul Akbar Gresik, Bupati Yani Ajak Jamaah Ikuti Suri Teladan Para Kyai Dan Ulama Pendahulu

Semuannya, berangkat dari kejernihan pemikiran bahwa fraksi PKB khususnya anggota Dewan yang baru akan menjadi bagian dari rakyat dan memperjuang amanah rakyat”,pungkas Munib.(sn)