
LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Pemerintah harus jadi yang terdepan dalam mendampingi Palang Merah Indonesia. Hal itu, disampaikan Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si, pada acara HUT PMI ke-74, di Kantor PMI Kabupaten Lumajang, Rabu (18/09/2019).
Bunda Indah, yang juga merupakan Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Lumajang menjelaskan, relawan PMI adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka tidak dibayar, namun rela bergerak di bidang kemanusiaan.
“Semoga relawan PMI selalu diberi kesehatan, agar tetap bisa aktif bergerak dalam menolong sesama,” ujarnya.
Ia juga berjanji, akan memberikan mobil ambulance, untuk mendukung kinerja dari PMI. “Mohon maaf, saya kesini tidak membawa kado berupa mobil ambulance. Ini akan menjadi hutang saya. Saya berjanji akan memberikannya,” tambahnya
Wabup juga mengapresiasi kinerja PMI, yang telah berhasil menciptakan ‘bloodjek’, hingga saat ini diakui oleh dunia internasional. “Kita berdosa jika meninggalkan PMI. Mari bekerja bersama-sama dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.
HUT PMI tahun ini, mengusung tema “Kami Tangguh, Indonesia Maju”, dengan rangkaian kegiatannya adalah latihan gabungan oleh adik-adik PMR.
Hadir dalam acara tersebut, dr. Halimi Maksum, selaku Dirut RSUD Haryoto, sekaligus Ketua Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Lumajang, serta dr. Heru Sumartoyo, pencetus ide bloodjek PMI Kabupaten Lumajang.(Maria)











