Banyuwangi, Sekilasmedia.com – Talenta anak anak yang gemilang usia 15 tahun duduk di kelas 8 dan 9 seluruh banyuwangi yang terpilih mewakili kota gandrung untuk menunjukan kecintaannya pada banyuwangi, merekalah anak anak yang berbakat dan berprestasi membawa harum banyuwangi, pertandingan sepak bola Gala Siswa Indonesia (GSI) yang di adakan di lapangan cavelery Surabaya Provinsi Jawa Timur di ikuti oleh 18 anak anak usia 15 tahun, Selasa( 23/9/19).
Dari seluruh SMPN Se-Kabupaten Banyuwangi yang sangat luar biasa semagat berprestasi ini perlu kita kembangkan di didik lebih memaksimalkan, dan perlu perhatian khusus oleh Dinas Pendidikan ,Dispora, Koni dan Pemerintah Daerah Banyuwangi.
“Semagat anak anak ini begitu mengiginkan menjadi pemain sepak bola yang profesional. anak anak banyuwangi bisa masuk timnas dan terlatih oleh timnas nasional begitu di harapkan, tetapi setelah pertandingan dari 20 grub yang bertanding di surabaya anak anak banyuwangi sudah berusaha dan berjuang untuk masuk ke grub tetapi allah belum mengijinkan masuk grub dengan kekalahan ini suatu kehormatan bagi mereka yang masih demam pangung,tetapi anak anak banyuwangi terus berusaha untuk menjadi yang terbaik demi mencapai cita citanya,”
Salah satu pemain yang terpilih mewakili sekabupaten banyuwangi Yusuf Eka Darmawan berusia 15 tahun bertempat di Jln Lingkar Ketapang. Kepala Sekolah SMPN 1 Kalipuro mengatakan,”saya dan satu team berangkat dari banyuwangi untuk mengikuti pertandingan Gala Siswa Indonesia (GSI) di Lapangan Cavelery surabaya tingkat Provinsi Jawa Timur dengan restu orang tua dan juga di dukung oleh sekolahan, dan dinas pendidikan. saya dan satu team merasa seperti mimpi bisa bertanding mewakili banyuwangi,” ujarnya Yusuf.
Tapi al hasil ketika bertanding di Surabaya menang sama Tulungagung, tapi apa daya ketika team kami kalah sama Blitar akhirnya pulang sedikit kecewa, mudah mudahan kelak bila saya dan team masih bisa di perjuangkan oleh sekolah tetep bisa ikut main sepak bola harapan saya dari hati kecil, saya berusaha terus untuk bisa mengharumkan banyuwangi, apalagi tetep dengan tim temen temen saya ini, insya allah kita bisa kompak saling berusaha untuk menjadi yang terbaik dan selalu ingin menunjukan prestasi gemilang untuk Banyuwangi, tambahnya Yusuf.
Inilah suatu aset yang di miliki Banyuwangi anak anak muda yang berbakat dengan penuh prestasi bukan hanya bisa di ajak sesaat setelah ada pertandingan terus bubar, tetapi terus di perhatikan oleh pemerintah daerah di latih dan di karantina terus, karena merakalah anak anak banyuwangi yang butuh suport dukungan pemerintah. untuk kedepanya agar pemerintah banyuwangi memiliki anak anak yang berjiwa nasionalisme dan bukan hanya punya slogan “JENGIRAT TANGI” tapi bangunlah kami untuk maju kedepan.(hartono)