
Banyuwangi, Sekilasmedia.com – Ada yang baru di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, sekolah tersebut mempunyai Tim Tanggap Darurat. Yang sewaktu – waktu dibutuhkan oleh masyarakat pada kondisi tertentu satu misal bencana alam, siap siaga membantu.
Kepala Sekolah SMAN Transanda M. Rifai mengatakan pertengahan bulan Desember Insya-Allah hujan mulai turun, pertanda musim penghujan telah tiba.
Karena di beberapa daerah di Nusantara sudah terjadi hujan lebat bahkan beberapa tempat menjadi sebuah bencana. “Waspada sebelum semuanya terjadi. Bersih-bersih aliran sungai, parit, selokan, pepohonan yang rentan roboh, atap rumah dan yang lain – lainnya”,bebernya.
Secara spesifik M. Rifai membahas wilayah Banyuwangi khususnya wilayah Kecamatan Songgon dan Kecamatan Singojuruh untuk waspadai luapan sungai Badeng, adalah sungai yang berhulu di lereng gunung Raung itu kerap heboh karena deras air luapan dengan material lumpur, batu dan kayu-kayu.
“Setahun lalu, hujan lebat menyebabkan daerah Alasmalang tergenang air lumpur dari sungai Badeng. Sekalipun tidak ada korban, kerugian banyak diderita oleh masyarakat karena rumah rusak dan perabotnya raib. Mudah-mudahan musim penghujan tahun ini membawa berkah, tidak membawa musibah”, harapnya.
Tidak ada salahnya bila sedia payung sebelum hujan. Itulah yang dilakukan oleh Siswa – Siswi SMAN Trasanda yang tergabung dalam Tim Tanggap Darurat. “Mereka disiapkan sedini mungkin, jika sewaktu-waktu diperlukan untuk terjun membantu masyarakat. Dengan berbagai piranti disiagakan Itu sebagai bentuk kepedulian dan sebagai wahana melatih karakter siswa”,tutupnya.
Laporan : Agus





