Hukum

Galak Ancam Polisi, Adi Gabon Nangis Saat Ditangkap

×

Galak Ancam Polisi, Adi Gabon Nangis Saat Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Pelaku Adi Gabon rival di medsos mengancam personil Polsek Tanjung Morawa menangis saat ditangkap.

 

 

DELI SERDANG, Sekilasmedia.com – Junaidi alias Adi Gabon (40) warga Dusun 5, Desa Tanjung Morawa, Kecamatan Tanjung Morawa B, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara terlihat galak dalam.video sempat viral di media sosial saat mengancam porsonil Polsek Tanjung Morawa Aipda Rinkon Manik Rabu (6/5/2020).

Atas vitalnya video pengancaman terhadap personil Polsek Tanjung Morawa, Kapolresta Deli Serdang bertindak tegas dengan mengerahkan personil untuk.memburu para pelaku. Akhirnya seorang pelaku Junaidi alias Adi Gabon berhasil diringkus,Kamis (7/5/2020).

BACA JUGA :  Limbah Cair B3 Yang Dibuang Dilapangan Randu bangu, Mirip Dengan Limbah Cair Yang Ketangkap Di Jombang.

Saat diperiksa Adi Gabon terlihat galak dalam video sempat viral, terlihat menangis saat diperiksa polisi terkait pengancaman dilakukannya terhadap Aipda Rinkon Manik.

Seorang jurnalis meliput di Polresta Deli Serdang terkejut melihat Adi Gabon terlihat galak dengan mengamcam polisi sempat viral di media sosial terlihat menangis saat dibawa polisi untuk diperiksa.

“Waktu ngancam dia galak kali, saat diperiksa nangis, hilang premannya,” katanya.

Ditempat terpisah, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi mengatakan, kejadian itu berawal saat Aipda Rinkon Manik bertugas melancarkan arus lalulintas di Jalan Sei Belumei, Desa Tanjung Morawa akibat banyaknya mobil truk terhenti akibat dipungli Adi Gabon dan teman-temannya.

BACA JUGA :  Kekecewaan Warga Airjoman Terhadap Oknum DPRD Asahan Yang Telah di Usung, Terlibat Perjudian Sabung Ayam

“Saat personil mengatur lalulintas pelaku dan teman-temannya marah dan melakukan pengancaman,” katanya.

Ia menjelaskan, pengancaman terhadap seorang polisi sempat viral di media sosial instagram. Video sempat viral terlihat Adi Gabon dan teman-temannya mengancam Aipda Rinkon Manik sambil merekam.

“Dari video tersebut kita berhasil mengamankan salahsatu pelaku. Setelah di tes urine ternyata pelaku positif narkoba,” ucap Kombes Pol Yemi.

Kapolresta menegaskan, polisi akan terus memburu para pelaku melakukan pengancaman terhadap personil Polri. Kita harap mereka segera menyerahkan diri, apabila tidak menyerahkan diri akan kita ambil tindakan tegas dengan terukur.

“Kita minta pelaku agar menyerahkan diri, apabila tidak akan dilakukan tindakan tegas dengan terukur,” bilangnya.(mad)