Daerah

Kapolda Jatim Berikan Atensi Khusus Industri Tangguh, Wajib Tingkatkan Protokol Covid-19

×

Kapolda Jatim Berikan Atensi Khusus Industri Tangguh, Wajib Tingkatkan Protokol Covid-19

Sebarkan artikel ini

 

Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya saat meninjai induatri PT. Digjaya Mulia Abadi di Madiun, Selasa (16/06/2020).

MADIUN, Sekilasmedia.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Mohammad Fadil Imran bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, serta didampingi Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah mengunjungi Industri Tangguh yang berada di Kabupaten Madiun, Selasa (16/06/2020).

Industri Tangguh yang dikunjungi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya yakni, PT. Digjaya Mulia Abadi selaku Mitra Produksi Sigaret Jalan Raya Tiron, Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Mohammad Fadil Imran menyatakan bahwa pihaknya bersama Pangdam V Brawijaya datang di setiap Industri Tangguh di Jatim guna pemantauan, terutama  pabrik rokok yang memang menjadi perhatian khusus dan sudah menjadi catatan.

BACA JUGA :  Berjalan Sukses, Pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat di Padepokan Asem Pandan PSHT Cabang Gresik

“Seperti halnya yang terjadi di Rungkut dan Tulungagung, kami tidak ingin menjadi persoalan baru di PT. Digjaya Mulia Abadi menjadi klaster baru, Karena setiap karyawan disini tidak ada jarak saat bekerja dan karyawan jaraknya sangat dekat,” ujar Kapolda.

“Setiap Industri Tangguh di Jawa Timur, harus bisa menerapkan Physical Distancing dan Social Distancing atau jaga jarak untuk setiap karyawan, seperti di PT. Digjaya Mulia Abadi selaku Mitra Produksi Sigaret agar tidak ada klaster baru disaat pandemi Covid19,” imbuhnya.

Kapolda menambahkan, jika jumlah karyawan di PT. Digjaya Mulia Abadi sebanyak 800 orang, seharusnya pihak pabrik bisa memperkerjakan karyawannya separoh atau 50 persen dari total keseluruhan.

BACA JUGA :  Puncak HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Daerah

Sementara itu Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah menyebutkan, semua kawasan Industri harus bersih dari Covid19. Selain itu, perlu menjalankan protokol kesehatan dan terlebih lagi menghadapi New Normal.

“Kehidupan baru ini tidak semuda yang kita bayangkan, karena kita tidak menjalani kehidupan yang tidak biasa, seperti memakai masker yang merasa risih, tidak biasa jaga jarak karena budaya kita gotong royong dan bekerja sama,” ucap Pangdam V Brawijaya saat berikan sambutan.

Terkait dengan lingkungan di area pabrik, juga harus disiapkan tempat cuci tangan sesuai dengan protokol kesehatan. Namun, tempat cuci tangan di PT. Digjaya Mulia Abadi. Masih belum sebanding dengan jumlah karyawan yang hampir 800 orang, sebutnya.

Sementara untuk Rapid tes kepada karyawan dirasa sudah cukup bagus, namun Rapid tes belum menjadi jaminan bahwa orang tersebut sehat dan perlu dilakukan Test Swab bagi setiap karyawan.