
Probolinggo, Sekilasmedia.com – Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah dan Pemberian Santunan Anak Yatim di Aula Kampung Benteng, Mayangan Kota Probolinggo, Sabtu (29/08) siang.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Camat Mayangan M Abas dan pengurus LAZ Sidogiri dengan mengundang Habib Fahmi untuk memberikan tausiyah.
Dalam sambutannya Habib Hadi menyampaikan dengan bersedekah tidak akan mengurangi rejeki kita, malah akan terus bertambah.
“Menyisihkan sebagian rezeki, tidak akan mengurangi rezeki kita. Karena menyisihkan rezeki untuk bersedekah maka akan semakin bertambahlah rezeki kita,” Ucap Wali Kota.
Habib Hadi menambahkan agar Kepedulian terhadap anak yatim ini harus ditingkatkan utamanya pada peringatan muharram pada saat ini.
“Mudah-mudahan ke depan kepedulian ini terus ditingkatkan. Momentum ini sangat penting, terima kasih sudah mengundang saya untuk bisa berbagi dengan anak-anak ini,” Tambahnya.
Dikesempatan tersebut Habib Hadi juga menceritakan bahwa ia baru saja bertemu dan berdialog dengan para lansia yang mendapat bantuan dari pemerintah. untuk membantu seluruh masyarakat yang membutuhkan, pemerintah tidak bisa melakukannya sendiri.
“Oleh karena itu saya mengajak semuanya menyisihkan rejeki untuk mereka yang membutuhkan bantuan. Sedekahkan sedikit sedikit untuk bekal di akhirat, karena saat meninggal kita tidak membawa harta. Buat apa menumpuk harta di dunia?,” Terangnya.
Wali Kota Habib Hadi berpesan apabila ada lansia sebatang kara dan tidak ada bantuan atau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar segera melaporkan ke Pemerintah Kota Probolinggo melalui RT/RW, lurah atau camat. Pun demikian jika ada hal yang di masyarakat yang ingin disampaikan kepada pemerintah, wali kota akan memperhatikannya.
“Ada apa-apa di lapangan sampaikan kepada saya. Niatan sebelum akhir jabatan saya, semoga amanah yang saya emban demi kemashlahatan warga dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
“Saya berharap bapak ibu semua ayo bersama-sama saling memberi masukan sehingga pemerintah tahu apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Di pemerintahan ini segala sesuatu ada prosedurnya, saya tidak ingin ada yang mengadu domba pemerintah dan masyarakatnya,” tegas Habib Hadi. (Septyan)






