Daerah

Proyek Penanaman Pipa PDAM Di Manyar Sidomukti Sementara Berhenti Sebelum Ada Sosialisasi

×

Proyek Penanaman Pipa PDAM Di Manyar Sidomukti Sementara Berhenti Sebelum Ada Sosialisasi

Sebarkan artikel ini

 

Gresik, Sekilasmedia.com – Proyek Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta, Kabupaten Gresik masih ditutup warga. Alasannya, karena belum ada sosialisasi dan kompensasi yang jelas atas penanaman pipa air yang dekat dengan pemukiman warga, Rabu (6/1/2021).

Kepala Desa Manyar Sidomukti, Ach Chasin, mengatakan, mengatakan, sejak akhir tahun 2020 kemarin sampai sekarang ini proyek penanaman pipanisasi PDAM Kabupaten Gresik masih dihentikan warga. Sebab, warga belum menerima sosialisasi dari pihak PDAM.

Dari sosialisasi tersebut, diharapkan ada kajian dan ganti rugi yang jelas terhadap masyarakat, sebab secara tidak langsung dan jangka panjang bangunan rumah akan terganggu.

“Sebelum ada sosialisasi, warga tetap menutup proyek tersebut. Sebab, lokasinya dekat dengan pemukiman warga. Dan terkait kompensasi, nanti warga yang akan menyampaikan sendiri,” kata Chasin.

BACA JUGA :  Eduwisata Semaggot, Bentuk Inovasi Teknologi Pengolahan Sampah Organik

Penutupan proyek penanaman pipa PDAM Giri Tirta Kabupaten Gresik sudah sejak akhir Desember 2020. Hampir sepekan proyek tersebut belum berjalan.

Lebih lanjut Chasin mengatakan, bahwa proyek penanaman pipa PDAM tersebut mintas di tanah negara yang sudah ditempati pemukiman masyarakat. Sehingga, warga merasa terdampak akibat penanaman pipa tersebut.

Pipa yang ditanam berdiameter lebih dari 40 sentimeter dan ditanam dengan kedalaman lebih dari satu meter, sehingga warga kawatir bangunan rumahnya akan terganggu.

“Kami hanya memediasi warga dengan kontraktor. Nanti, setelah sosialisasi dan ada titik temu, maka proyek tersebut akan dilanjut,” katanya.

BACA JUGA :  Walikota Dialog Bersama Pers, Wujudkan Pilkada Damai.

Proyek air bersih tersebut mengambil air dari Bendung Gerak Sembayat di Kecamatan Bungah. Kemudian, akan digunakan untuk mencukupi air bersih di wilayah industri dan pemukiman warga. Khususnya di pelabuhan internasional Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) dan Kawasan Industri Maspion Gresik, Kecamatan Manyar.

Terpisah, Direktur Utama PDAM Kabupaten Gresik Siti Aminatus Zariah, mengatakan, untuk sosialisasi itu merupakan tugas investor. “Untuk sosialisasi itu pihak investor,” kata Siti Aminatus Zariah, yang akrab disapa Risa.

Lebih lanjut Risa mengatakan, sampai saat ini terus menjalin komunikasi yang baik dengan Kepala Desa Manyar Sidomukti. “Tadi pertemuan dengan Kepala Desa untuk membangun komunikasi dengan baik,” imbuhnya. (rud)