Kriminal

Polisi Rilis Sketsa Wajah Pelaku Pembunuhan Panti Pijat Berkah, Ini Ciri-cirinya !

×

Polisi Rilis Sketsa Wajah Pelaku Pembunuhan Panti Pijat Berkah, Ini Ciri-cirinya !

Sebarkan artikel ini

Mojokerto, Sekilasmedia.com – Hingga hari ketujuh, kasus pembunuhan yang terjadi di Panti Pijat Berkah, Jalan Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Kamis (04/02/2021) lalu belum menemui titik terang.

Polisi belum berhasil menangkap pelaku pembunuhan korban Santi (35) warga asal Nganjuk, Jawa Timur.

Untuk mengungkap kasus tersebut, Polisi akhirnya merilis sketsa wajah pelaku pembunuhan.

Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi menjelaskan, tim Satreskrim masih mengalami kesulitan untuk mengungkap wajah dan identitas pelaku. Pihaknya kemudian mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk mengetahui ciri-ciri pelaku.

“Sejauh ini sudah ada lima saksi yang dilakukan pemeriksaan terkait kejadian di TKP maupun yang ada di sekitar TKP,” ujar Kapolresta dalam keterangan Pers, Kamis (11/02/2021).

Dari keterangan saksi-saksi, pelaku diketahui memiliki ciri-ciri bentuk wajah oval, kulit berwarna sawo matang, rambutnya ikal, usianya sekitar 25-30 tahun, dan perawakannya bertubuh kurus.

BACA JUGA :  Curi HP, Dua Maling Nyamar Tukang Servis AC Diringkus Polsek Cerme

Sejauh ini polisi juga hanya bisa mengungkap kendaraan yang digunakan pelaku, yakni honda Beat warna pink.

Selain dari keterangan saksi, Satreskrim Polres Mojokerto Kota juga mengumpulkan bukti berupa rekaman CCTV. Namun CCTV milik warga di sekitar lokasi hanya fokus di halaman rumah, sehingga tidak bisa menangkap secara jelas wajah pelaku. Wajah pelaku hanya terlihat dari samping.

“Dengan adanya foto sketsa wajah ini, nantinya akan kami lakukan pemasangan di tempat-tempat umum atau di angkutan umum untuk diketahui masyarakat,” imbuhnya.

Kapolresta menambahkan, hasil autopsi yang dilakukan tim forensik RS Bhayangkara, korban dipastikan tewas akibat benda tajam di leher. Luka yang diderita korban sepanjang 7 cm dan dalam 15 cm hingga menembus ke tenggorokan. Alat yang digunakan yakni pisau atau parang sepanjang 25 cm. Namun Polisi belum bisa memastikan alat itu sudah ada di TKP atau sengaja dibawa pelaku.

BACA JUGA :  Saat pesta Narkoba dua perempuan satu laki laki akhirnya dibawa ke Polres Tulungagung

Sementara itu, terkait fakta di lapangan bahwa korban meninggal dalam kondisi telanjang, Polisi memastikan tidak ada dugaan korban sempat melakukan hubungan badan.

“Tidak ada hasil yang menunjukkan bahwasanya ada hubungan badan, karena pada tubuh korban tidak ditemukan sperma daripada pelaku,” tegas Kapolresta.

Seperti diketahui, pada Kamis (04/02/2021) lalu, warga Desa Mlirip, Kecamatan Jetis digegerkan dengan kasus pembunuhan terapis pijat bernama Santi di Panti Pijat Berkah. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, dengan luka tusuk di leher.

Tatik (47), wanita asal Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang merupakan rekan kerja Santi juga menjadi korban dalam kejadian itu. Tatik mengalami luka di kepala dan telinga dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Sementara pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor Beat dalam kondisi telanjang. (*)